TANAHDATAR,- Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, M. Shadiq Pasadigoe, menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan akses pendidikan bagi masyarakat saat mengunjungi SD Negeri 42 Kota Padang, Rabu (5/8).
Kunjungan tersebut dimanfaatkan untuk bersilaturahmi, berdialog, sekaligus menyerap aspirasi para guru dan tenaga pendidik.
Dalam pertemuan itu, M. Shadiq menyampaikan bahwa pendidikan tetap menjadi perhatian utamanya meskipun saat ini bertugas di Komisi XIII DPR RI yang tidak membidangi sektor pendidikan secara langsung.
Menurutnya, perjuangan membuka akses pendidikan dapat dilakukan melalui berbagai jalur.
Ia menyebut, berkat perjuangan Fraksi Partai NasDem di DPR RI, sebanyak 857 pelajar di daerah pemilihannya telah menerima Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP).
Selain itu, ia juga terus memberikan bantuan pendidikan kepada masyarakat sesuai kemampuan yang dimilikinya.
“Bagi saya, pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan bangsa. Walaupun saya tidak berada di komisi yang membidangi pendidikan, saya akan terus berjuang agar semakin banyak anak-anak yang dapat melanjutkan sekolah dan meraih cita-citanya,” ujar M. Shadiq.
Di hadapan para siswa, ia berpesan agar mereka belajar dengan sungguh-sungguh, menjauhi perundungan (bullying), tidak bermalas-malasan, serta bijak menggunakan telepon genggam agar tidak mengganggu proses belajar.
“Kesempatan untuk sukses terbuka bagi semua anak. Jangan pernah merasa rendah diri karena kondisi ekonomi atau pekerjaan orang tua. Yang menentukan masa depan adalah semangat belajar, disiplin, kerja keras, dan doa,” katanya.
M. Shadiq juga menyampaikan keprihatinan atas musibah banjir yang melanda Kota Padang. Ia mengajak seluruh warga sekolah untuk tetap bersemangat, saling membantu, dan menjadikan pendidikan sebagai bekal menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Menutup kunjungannya, M. Shadiq menyampaikan apresiasi kepada para guru SDN 42 Kota Padang atas dedikasi mereka dalam mendidik generasi penerus bangsa.
“Terima kasih kepada seluruh guru yang telah mengabdikan diri dengan penuh keikhlasan. Semoga pengabdian Bapak dan Ibu menjadi amal jariah serta melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu membawa kemajuan bagi bangsa dan daerah,” tutupnya. (Nas)
