TANAHDATAR,- Menjadi peserta Jambore Nasional (Jamnas) merupakan kesempatan langka yang belum tentu didapatkan oleh setiap anggota Pramuka Penggalang. Mengingat ajang ini hanya bergulir sekali dalam lima tahun, rata-rata masa aktif siswa tingkat SMP/MTs selama tiga tahun membuat peluang mereka untuk lolos sangat terbatas.
Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) 0304 Tanah Datar, Ahmad Fadly saat melepas secara resmi keberangkatan Kontingen Gerakan Pramuka Kabupaten Tanah Datar menuju Jamnas XII di Buperta Cibubur, Jakarta. Acara pelepasan berlangsung di Gazebo Indo Jolito, Batusangkar, pada Jumat (7/8/2026).
“Terutama bagi adik-adik semua yang akan mengikuti Jamnas di Cibubur ini, ini adalah sebuah anugerah yang luar biasa. Karena, Jamnas ini dilaksanakan sekali lima tahun, sementara rata-rata Penggalang dari SMP atau Tsanawiyah itu tiga tahun. Artinya, tidak semua adik-adik yang aktif di Pramuka bisa ikut Jamnas,” ujar Ahmad Fadly, dikutip dari media sosial Pemkab Tanah Datar.
Fadly memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran pengurus Kwarcab 0304 Tanah Datar yang telah bekerja keras memfasilitasi dan mewujudkan keberangkatan para utusan daerah ini hingga tingkat nasional.
“Kami mengucapkan apresiasi kepada seluruh pengurus Kwarcab 0304 karena dengan kerja kerasnya bisa merealisasikan keikutsertaan kita di Jambore Nasional ke-12 di Buperta Cibubur,” kata Fadly.
Dalam pesannya, Ka Kwarcab menekankan agar seluruh peserta senantiasa menjaga nama baik daerah dan menerapkan nilai-nilai Dasa Darma Pramuka dalam setiap tingkah laku maupun tutur kata selama berada di perkemahan nasional.
“Pertama, tentu saja jaga nama baik daerah kita, Kabupaten Tanah Datar dan Kwarcab 0304 Tanah Datar. Jangan sampai ada perilaku, perbuatan, atau perkataan yang mungkin bikin kita malu. Harumkan nama Tanah Datar dan bersikaplah sesuai dengan Dasa Darma Pramuka. Jadilah duta daerah yang membanggakan,” tegasnya.
Mengingat padatnya aktivitas lapangan di Buperta Cibubur, peserta juga diingatkan untuk disiplin memelihara kesehatan fisik, menjaga pola makan dan minum, serta tidak mengabaikan kewajiban ibadah harian.
Fadly meyakini, selain menggembleng kemandirian, perhelatan skala nasional ini merupakan momentum emas untuk membangun jejaring persahabatan antar-daerah yang bermanfaat bagi masa depan peserta.
“Kesempatan luar biasa yang akan adik dapatkan yaitu dapat menjalin persaudaraan dan persahabatan dengan teman-teman Pramuka dari daerah lain. Bina hubungan baik itu. Kakak punya keyakinan bahwasanya adik-adik yang aktif di Pramuka ini sudah dibimbing dan dilatih mempunyai karakter disiplin, semangat, dan suka menolong. Jalin hubungan baik dengan kontingen lain, karena suatu saat itu bisa membantu adik-adik di masa depan,” pungkas Fadly.
Sementara itu, Irwansyah dalam laporannya memaparkan bahwa 32 peserta yang terpilih (16 putra dan 16 putri) merupakan hasil saringan ketat dari seluruh Gugus Depan SMP dan MTs se-Kabupaten Tanah Datar. Untuk menggembleng mental dan fisik, mereka telah mengikuti Training Center (TC) sebanyak 15 kali pertemuan sejak Mei hingga Juli 2026.
Irwansyah menambahkan, total rombongan yang bertolak mencapai 60 orang—terdiri dari 32 peserta utama, 4 pembina pendamping, 2 pimpinan kontingen, 12 tim pendukung Kwarcab, dan 10 tim pendukung Gugus Depan. Rombongan dijadwalkan berangkat menggunakan dua bus pada Minggu (9/8/2026) dan diperkirakan tiba di Cibubur pada 11 Agustus dini hari untuk mengikuti rangkaian Jamnas XII pada 13–20 Agustus 2026. (Nas)
