AGAM – Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memperluas akses internet di lima masjid guna mendukung Program Unggulan Nagari Creative Hub (NCH) Berbasis Masjid.
Perluasan jaringan ini dilakukan melalui Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Diskominfo Agam sebagai bagian dari upaya menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pembelajaran, kreativitas, dan pemberdayaan masyarakat.
Pada Senin (14/9/2026), Tim TIK Diskominfo memasang perangkat jaringan di tiga masjid, yakni Masjid Baiturrahman, Jorong Lasi Mudo, Nagari Lasi, Kecamatan Canduang; Masjid Al Falah, Nagari Taluak IV Suku, Kecamatan Banuhampu; serta Masjid Nurul Huda, Jorong Biaro Gadang, Nagari Tanjung Alam, Kecamatan Ampek Angkek.
Sementara itu, instalasi di dua masjid lainnya dijadwalkan pada Rabu (16/9/2026), yakni Masjid Raya Tiku, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara, dan Masjid Al Hikmah, Jorong IV Surabayo, Nagari Lubuk Basung, Kecamatan Lubuk Basung.
Kepala Diskominfo Kabupaten Agam, Roza Syafdefianti, mengatakan dukungan infrastruktur digital diperlukan untuk menunjang pelaksanaan NCH Berbasis Masjid.
“Nagari Creative Hub berbasis masjid merupakan salah satu Program Unggulan Pemerintah Daerah Kabupaten Agam yang perlu didukung secara bersama-sama. Dari sisi teknologi informasi, kami berupaya menghadirkan konektivitas yang dapat menunjang aktivitas masyarakat serta mendukung masjid sebagai pusat kegiatan dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Roza.
Menurutnya, akses internet di masjid tidak hanya dimanfaatkan untuk memperoleh informasi, tetapi juga dapat mendukung berbagai kegiatan edukasi, pelatihan, pengembangan keterampilan, kreativitas, hingga pemberdayaan ekonomi berbasis digital.
“Dengan adanya jaringan internet, masyarakat diharapkan memiliki akses yang lebih luas terhadap pembelajaran, pelatihan, pengembangan usaha, serta aktivitas kreatif yang memanfaatkan teknologi,” kata dia.
Perluasan jaringan internet tersebut diharapkan semakin memperkuat fungsi masjid sebagai ruang bersama yang produktif, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Melalui program ini, Pemkab Agam berupaya memperluas konektivitas digital hingga tingkat masyarakat sekaligus mengoptimalkan masjid sebagai pusat kegiatan dan pemberdayaan melalui Nagari Creative Hub Berbasis Masjid,” harapnya. (*)
