TANAHDATAR,- Fraksi Perjuangan Nurani Demokrat DPRD Kabupaten Tanah Datar mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), percepatan pemulihan pascabencana, serta penguatan sektor pertanian dan pariwisata dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027.
Hal tersebut disampaikan juru bicara Fraksi Perjuangan Nurani Demokrat, Wendri Aswil, saat membacakan pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD Kabupaten Tanah Datar Tahun Anggaran 2027 dalam rapat paripurna DPRD Tanah Datar, Selasa (20/10/2026).
Dalam pandangan umumnya, fraksi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar atas penyampaian Ranperda APBD 2027 beserta nota keuangannya. Penyusunan APBD dinilai menjadi tahapan penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan, prioritas pelayanan publik, dan penggunaan keuangan daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Wendri menyampaikan, peningkatan kemandirian fiskal daerah perlu dilakukan melalui optimalisasi PAD dan pengelolaan sumber penerimaan secara profesional, transparan, serta berkelanjutan.
Upaya tersebut dapat ditempuh melalui pendataan potensi daerah yang lebih akurat, digitalisasi pemungutan pajak dan retribusi, peningkatan kepatuhan wajib pajak, perbaikan tata kelola penerimaan, serta pengembangan potensi ekonomi daerah.
Fraksi Perjuangan Nurani Demokrat juga mendorong penguatan koordinasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi untuk mengoptimalkan dukungan pendanaan bagi program pembangunan prioritas di Tanah Datar.
Terkait penanganan bencana, fraksi menilai pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana banjir bandang, galodo, dan tanah longsor perlu menjadi perhatian dalam kebijakan pembangunan daerah.
Menurut fraksi, pembangunan harus memperhatikan keselamatan masyarakat, ketahanan infrastruktur, kesiapsiagaan menghadapi bencana, serta keberlanjutan pemulihan ekonomi dan sosial.
Fraksi turut mengapresiasi langkah pemerintah daerah dalam melanjutkan pemulihan pascabencana, revitalisasi, dan rekonstruksi. Pelaksanaannya diharapkan didukung perencanaan anggaran yang terukur, koordinasi lintas sektor, serta pengawasan yang baik.
Pada sektor pertanian, Fraksi Perjuangan Nurani Demokrat menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan lahan pertanian, memperkuat ketahanan pangan, dan meningkatkan produktivitas petani.
Melalui kebijakan yang tepat sasaran, fraksi berharap pendapatan petani meningkat, ketahanan pangan daerah semakin kuat, serta kontribusi sektor pertanian terhadap perekonomian Tanah Datar terus bertambah.
Selain itu, fraksi mendukung pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif untuk memperluas kesempatan usaha dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
Potensi wisata sejarah, budaya, alam, serta kekayaan adat Minangkabau dinilai perlu dikembangkan secara berkelanjutan dengan memperhatikan kelestarian lingkungan, pemeliharaan warisan budaya, kenyamanan pengunjung, dan keterlibatan masyarakat setempat.
Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra, didampingi unsur pimpinan DPRD, serta dihadiri Bupati Tanah Datar Eka Putra, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), dan undangan lainnya. (****)
