Indeks
News  

Bupati Eka Putra Temui Kementerian PU, Matangkan Aspek Teknis Pembangunan Sekolah Rakyat di Tanah Datar

TANAHDATAR,- Pemerintah Kabupaten Tanah Datar terus mematangkan persiapan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Nagari Tanjung Alam, Kecamatan Tanjung Baru.

Guna memastikan proyek strategis nasional tersebut berjalan sesuai rencana, Bupati Tanah Datar Eka Putra menemui jajaran Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI di Jakarta, Kamis (9/7/2026).

Pertemuan tersebut, guna membahas aspek teknis perencanaan pembangunan di lokasi yang memiliki kontur perbukitan. Bupati Eka Putra didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Tanah Datar Ten Feri, diterima Plt Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kuswara bersama Plt Direktur Infrastruktur Dukungan Pendidikan Dendy Kurniady beserta jajaran.

Pembahasan difokuskan pada berbagai aspek teknis pembangunan Sekolah Rakyat, khususnya penyesuaian desain bangunan dengan kondisi topografi dan kontur lahan di kawasan perbukitan agar tetap memenuhi standar keamanan dan kenyamanan.

Sebelumnya, proses pembebasan lahan telah tuntas berkat sinergi pemerintah daerah yang dikoordinasikan Ketua DPRD Anton Yondra serta dukungan masyarakat.

Saat ini, tahapan yang sedang diproses adalah penerbitan sertifikat tanah sebagai syarat administrasi sebelum pembangunan dimulai.

Plt Direktur Infrastruktur Dukungan Pendidikan Dendy Kurniady menjelaskan, hasil survei lapangan dan analisis citra satelit menunjukkan perlunya perhatian khusus terhadap penataan bangunan, sistem drainase, hingga pengamanan kawasan.

“Karena lokasi berada di kawasan berbukit, maka desain dan tata letak bangunan harus dirancang secara matang. Faktor keamanan menjadi prioritas utama agar nantinya fasilitas ini benar-benar aman dan nyaman digunakan dalam proses belajar mengajar,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Dirjen Prasarana Strategis Kuswara mengatakan, mayoritas Sekolah Rakyat yang telah dibangun berada di lahan berkontur datar. Meski demikian, kondisi geografis Tanah Datar dinilai bukan menjadi hambatan, melainkan tantangan teknis yang dapat diatasi melalui perencanaan yang matang.

“Secara teknis memang memerlukan perhatian lebih, tetapi kami optimistis pembangunan ini dapat direalisasikan dengan baik melalui kolaborasi seluruh pihak,” katanya.

Bupati Eka Putra menegaskan, pembangunan Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas bersama DPRD dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Menurutnya, sekolah berkapasitas sekitar 3.000 siswa itu diharapkan menjadi pusat pendidikan modern dengan fasilitas lengkap bagi masyarakat.

“Program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo ini diperuntukkan bagi masyarakat miskin pada kelompok desil 1 sampai desil 5. Ke depan, sekolah ini tidak hanya berpotensi melayani siswa dari Tanah Datar, tetapi juga dari daerah lain sesuai regulasi yang akan ditetapkan pemerintah,” ujar Eka Putra.

Di akhir pertemuan, Bupati berharap seluruh tahapan administrasi dan teknis dapat segera diselesaikan sehingga pembangunan Sekolah Rakyat di Tanah Datar dapat segera dimulai.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat, termasuk para perantau, untuk bersama-sama mendukung terwujudnya program strategis tersebut demi peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. (Nas)

Exit mobile version