News  

Wisuda 30 Juz Perdana Ponpes Bina Pewaris Nabi, Bupati Eka Putra Apresiasi Dukungan Program Satu Rumah Satu Hafiz

TANAHDATAR,— Santri Pondok Pesantren Bina Pewaris Nabi Nagari Balai Tangah, Kecamatan Lintau Buo Utara, berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an 30 juz. Capaian tersebut ditandai dengan Wisuda 30 Juz Santri Angkatan I yang turut dihadiri Bupati Tanah Datar Eka Putra, Minggu (9/8/2026).

Bupati Eka Putra mengapresiasi pengurus Yayasan Bina Pewaris Nabi yang dinilai telah berkontribusi dalam mencetak generasi penghafal Al-Qur’an sekaligus mendukung Program Unggulan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Satu Rumah Satu Hafiz/Hafizah.

“Apa yang dilaksanakan pondok pesantren hari ini merupakan salah satu langkah nyata dalam mendukung program itu. Karenanya saya ucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya,” kata Eka Putra saat menghadiri wisuda sekaligus peresmian Gedung Tahap IV Ponpes Bina Pewaris Nabi.

Menurutnya, keberadaan pondok pesantren memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang tangguh, beriman dan bertakwa. Karena itu, kegiatan wisuda hafiz diharapkan tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga mampu meningkatkan motivasi santri, ustadz dan ustadzah untuk terus mengembangkan pendidikan Al-Qur’an.

Eka Putra juga menyampaikan apresiasi kepada para ustadz dan ustadzah yang telah mendidik para santri serta orang tua yang terus memberikan dukungan terhadap pendidikan agama anak-anaknya.

“Selamat kepada para santri yang telah belajar sungguh-sungguh hingga menjadi hafiz dan hafizah. Semoga ananda terus bersemangat dalam belajar Al-Qur’an dan terus mengulang-ulangi hafalannya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Bina Pewaris Nabi, Reza Falefi, mengatakan capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi pihak yayasan. Sebab, dalam waktu sekitar empat tahun sejak berdiri, sudah ada santri yang mampu menuntaskan hafalan 30 juz.

“Alhamdulillah, dalam empat tahun ini sudah ada santri yang hafiz 30 juz. Hari ini juga Bapak Bupati berkenan meninjau pembangunan beberapa gedung baru,” katanya.

Ia menyebutkan, yayasan saat ini tengah membangun sejumlah fasilitas tambahan, mulai dari ruang belajar, asrama, ruang makan, rumah guru hingga kantin. Pembangunan tersebut menelan anggaran sekitar Rp3 miliar dan ditargetkan mampu menampung 46 santri.

Reza menegaskan, pihaknya akan terus memperkuat pendidikan Al-Qur’an dan keagamaan sehingga para santri tidak berhenti menghafal setelah menamatkan pendidikan di pondok pesantren.

“Kami terus mendorong para santri setelah tamat dari pondok agar tetap menjadi penghafal Al-Qur’an dan memiliki ilmu keagamaan yang kuat,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Anggota DPRD Tanah Datar Nursal, Camat Lintau Buo Utara bersama Forkopimca, wali nagari se-Kecamatan Lintau Buo Utara, orang tua santri serta undangan lainnya. (Nas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *