PADANG PANJANG – Pemerintah Kota Padang Panjang bersama Tim Penggerak PKK terus memperkuat pengawasan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna memastikan makanan yang diterima anak-anak aman, sehat, dan higienis.
Komitmen tersebut terlihat saat Ketua TP-PKK Padang Panjang, Ny. Maria Feronika Hendri, melakukan monitoring langsung ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kelurahan Bukit Surungan dan Sigando, Senin (11/5/2026).
Dalam kunjungannya, Ny. Maria meninjau secara langsung proses pengolahan makanan, kebersihan dapur, kualitas bahan baku, hingga mekanisme distribusi makanan kepada para penerima manfaat program MBG.
Ia menegaskan, kualitas makanan menjadi perhatian utama agar program tersebut benar-benar memberikan manfaat kesehatan serta pemenuhan gizi optimal bagi anak-anak.
“Kami ingin memastikan makanan yang disiapkan memenuhi standar kebersihan, keamanan pangan, dan kandungan gizi yang baik. Jangan sampai ada makanan yang tidak layak atau kurang higienis diberikan kepada masyarakat,” ujarnya.
Selain memeriksa menu makanan, Ny. Maria juga berdiskusi dengan petugas dapur dan pengelola SPPG terkait tata cara penyimpanan bahan makanan, penggunaan peralatan masak, hingga ketepatan waktu distribusi makanan kepada penerima manfaat.
Ia juga mengapresiasi para petugas yang dinilai telah bekerja maksimal dalam menjaga kualitas pelayanan di masing-masing SPPG.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial PPKBPPPA Kota Padang Panjang, Winarno, mengatakan monitoring dilakukan di dua lokasi SPPG, yakni Bukit Surungan dan Sigando, untuk memastikan seluruh proses produksi makanan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.
“Monitoring ini dilakukan untuk memastikan makanan yang disalurkan kepada anak-anak layak, higienis, dan aman dikonsumsi. Selain itu, kami juga mengecek apakah fasilitas SPPG sudah memenuhi syarat untuk memproduksi MBG,” katanya.
Menurutnya, pengawasan langsung di lapangan menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memastikan Program MBG berjalan optimal dan memberikan dampak positif terhadap kesehatan serta pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak.
Kegiatan monitoring tersebut turut dihadiri jajaran Dinas Sosial PPKBPPPA, Dinas Pangan dan Pertanian, koordinator SPPG, camat, lurah, serta kepala SPPG di masing-masing wilayah. (*)
