Indeks

Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Pasca Bencana, Pemkab Tanah Datar Bantu Pemasaran Produk UMKM di Daerah Terdampak

TANAHDATAR,- Pasca bencana alam yang melanda Kabupaten Tanah Datar pada akhir 2025 lalu, pemerintah daerah bergerak cepat memulihkan perekonomian masyarakat dengan membangkitkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai tulang punggung ekonomi lokal.

Berkolaborasi dengan Bank Indonesia, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (KUKMP) aktif membantu pemasaran produk UMKM yang terdampak bencana agar pelaku usaha dapat kembali bangkit dan berdaya saing.

Kepala Dinas KUKMP Tanah Datar, Masni Yuletri, mengatakan sebagai upaya konkret dilakukan pemerintah daerah adalah dengan membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk unggulan daerah.

Pada Minggu lalu, katanya Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau memesan 200 paket rendang Sumpur, salah satu kuliner khas Tanah Datar.

“Sebelumnya, pesanan serupa juga datang dari Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat sebanyak 300 paket,” kata Masni Yuletri kemaren.

Dia menyampaikan bahwa pesanan dari berbagai perwakilan Bank Indonesia tersebut menjadi bukti meningkatnya kepercayaan terhadap kualitas produk UMKM Tanah Datar.

“Pesanan ini merupakan angin segar bagi UMKM Tanah Datar, sekaligus menunjukkan bahwa kualitas produk kita mampu bersaing. Terutama bagi masyarakat yang terdampak bencana,” ujarnya.

Menurutnya, selain memperluas pasar, langkah ini juga berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan pelaku usaha lokal yang terdampak bencana.

Pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan program strategis untuk memperkuat daya saing UMKM, mulai dari peningkatan kualitas produk, inovasi pengemasan, hingga perluasan akses pemasaran.

Dalam rangka pemberdayaan UMKM terdampak bencana, Pemkab Tanah Datar bersama Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat juga melaksanakan program Sekolah Lapang guna menghasilkan produk yang berkualitas dan berdaya saing.

“Harapan kita usaha masyarakat yang sempat terhenti akibat bencana kembali pulih. UMKM bangkit, ekonomi pulih,” tutupnya. (Nas)

Exit mobile version