TANAHDATAR,- Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly mengapresiasi Pemerintah Nagari Panyalaian bersama Bundo Kanduang yang menggelar Pelatihan Sumbang 12. Menurutnya, pemahaman terhadap nilai-nilai adat tersebut penting bagi kaum perempuan dan generasi muda di tengah derasnya perubahan zaman.
Pelatihan Sumbang 12 yang diikuti 60 peserta itu dibuka secara resmi Ahmad Fadly di Aula Kantor Wali Nagari Panyalaian, Kecamatan X Koto, Kamis (17/9/2026). Kegiatan turut disaksikan Camat X Koto M. Yahya bersama Forkopimca.
“Selaku Pemerintah Daerah kami menyampaikan apresiasi dan kebanggaan kepada Pemerintah Nagari Panyalaian yang telah menganggarkan dana APB Nagari untuk menggelar pelatihan Sumbang 12 ini. Semoga kegiatan ini berjalan lancar,” ujar Ahmad Fadly.
Ia mengatakan, Sumbang 12 tidak sebatas aturan adat, tetapi juga mengandung nilai sopan santun, etika, rasa hormat dan tanggung jawab yang dapat menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
“Pelatihan ini tentunya sangat bermanfaat, terutama bagi perempuan dan generasi muda perempuan Minangkabau. Nilai-nilai Sumbang 12 dapat menjadi bekal dalam menghadapi pengaruh buruk perilaku sosial,” katanya.
Ahmad Fadly menambahkan, perempuan memiliki peran penting dalam keluarga, terutama sebagai sosok yang pertama memberikan pendidikan dan keteladanan kepada anak.
Karena itu, ia berharap pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan tidak berhenti pada peserta, tetapi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan ditularkan kepada generasi berikutnya.
“Selepas pelatihan yang menghadirkan narasumber kompeten di bidangnya, Bundo Kanduang dan kaum perempuan yang mengikuti kegiatan ini diharapkan bisa mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari dan mentransfer pengetahuan tersebut kepada anak-anaknya,” tukasnya.
Ketua pelaksana yang juga Ketua Bundo Kanduang Nagari Panyalaian, Fita Gusta, mengatakan kegiatan tersebut terlaksana berkat dukungan Pemerintah Nagari Panyalaian melalui APB Nagari.
“Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan Pemerintah Nagari melalui Pak Wali Nagari dan unsur pemerintah nagari lainnya. Karena itu kami menyampaikan terima kasih,” ujarnya.
Fita menyebutkan, pelatihan sehari tersebut diikuti 60 peserta dengan menghadirkan Muhammad Jamil, penulis buku sekaligus pengurus LKAAM Sumatera Barat, sebagai narasumber.
Menurutnya, Bundo Kanduang Nagari Panyalaian berjumlah sekitar 90 orang. Karena keterbatasan peserta tahun ini, masih ada sekitar 30 orang yang belum mengikuti pelatihan.
“Ke depan tentunya 30 orang lainnya kita harapkan bisa mendapat pelatihan yang sama. Karena itu kami berharap Pemerintah Nagari melalui Pak Wali bisa menganggarkan kegiatan seperti ini untuk tahun depan,” katanya.
Sementara itu, Wali Nagari Panyalaian Dedi Sutani Dt. Rangkayo Putiah menyampaikan terima kasih atas kehadiran Wabup Ahmad Fadly yang menyempatkan diri membuka kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah di tengah kesibukannya, Pak Wabup menyempatkan hadir membuka pelatihan ini. Semoga kegiatan ini berjalan sukses dan memberikan manfaat serta dampak ke depan bagi Bundo Kanduang dan kaum perempuan di Nagari Panyalaian,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Nagari Panyalaian juga memaparkan sejumlah kondisi dan perkembangan pembangunan yang tengah dilaksanakan di nagari. (****)


