Bupati Lantik Empat Pejabat Eselon II Demi Percepatan Pembangunan Pasca Bencana

TANAH DATAR – Bupati Tanah Datar Eka Putra melantik dan mengambil sumpah empat Pejabat Tinggi Pratama atau setara Eselon II di lingkup pemerintahannya, digedung Indojolito Batusangkar, Jumat (2/1/2026). 

Keempat pejabat tinggi pratama yang dilantik dan diambil sumpah tersebut, Mustika Suarman, ST, MT  sebagai Kadis Pekerjaan Umum, Penata Ruang dan Pertanahan, Januar Pempri, ST, MT sebagai Kadis Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup, Syofyan Ali Zumara, ST sebagai Kadis Perhubungan, dan Khairunnas Y, S.STP, MM sebagai Kasat Pol PP dan Damkar.

Pelantikan 4 pejabat tersebut, untuk mengisi jabatan yang cukup lama terjadi kekosongan, karena pejabat sebelumnya ada yang purna tugas (pensiun) dan juga ada rotasi jabatan. 

“Pejabat yang dilantik hari ini merupakan hasil seleksi dari Panitia Seleksi Indenpenden yang dilaksanakan selama lebih kurang 2 bulan lalu,” ujar Eka Putra.

Dikatakan Bupati, pejabat yang dilantik hari ini memiliki jabatan strategis terutama dalam mendukung upaya percepatan dalam pembangunan Pasca Bencana Banjir, Banjir Bandang dan Galodo di Tanah Datar. 

“Pejabat yang dilantik hari ini, banyak tugas menanti terutama dalam percepatan pembangunan pasca bencana. Terutama dalam melahirkan inovasi dan juga mencari sumber-sumber anggaran baik ke provinsi ataupun pusat,” pintanya.

Yang tidak kalah penting, tambah Bupati, pejabat yang baru dilantik ini, bisa memberi dampak yang baik kepada pemerintah daerah ataupun instansi yang dipimpinnya. 

“Segera pelajari dan rangkul seluruh ASN dan pegawai di lingkup kerja masing-masing untuk bekerja ihklas, cerdas dan tuntas, hilangkan ego sektoral untuk pembangunan Tanah Datar lebih baik lagi,” sampainya. 

Ditekankan Eka Putra, pejabat yang dilantik akan memiliki rentang waktu yang sama dengan pejabat sebelumnya, yakni 6 bulan ke depan untuk menunjukkan kinerja yang baik. 

“Saya bersama Sekda dan BKPSDM akan selalu evaluasi serta mengawasi kinerja semua OPD, 6 bulan ke depan akan dievaluasi apakah layak atau tidak untuk dipertahankan,” tukasnya.(Nas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *