News  

ASN Pemkab Tanah Datar “Dibekali” Pengajian Tasawuf

TANAH DATAR,-  Aparatur Sipil Negara (ASN) Dilingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar mengikuti pengajian tasawuf, agar bekerja tidak hanya mengejar target administrasi, namun integritas dan ketulusan dalam melayani.

Hal itu disampaikan Bupati Tanah Datar Eka Putra, ketika mengikuti pengajian Tasawuf bagi Jajaran pemerintahannya, di Gedung Indo Jolito Batusangkar, Sabtu malam (07/02/2026).

“Ketenangan jiwa dalam pengabdian, maka dari itu perlunya peningkatan kualitas diri secara spiritual dalam mencapai ketenangan dan kesempurnaan akhlak. Dan menyadari akan kehadiran Allah.SWT dalam setiap aspek kehidupan, sehingga segala perbuatan dan pekerjaan dilandasi niat ibadah,” ujarnya.

Dikatakan bupati, Tasawuf merupakan jalan pembinaan hati dan akhlak yang menuntun seseorang untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Bagi ASN, belajar tasawuf memiliki peran penting dalam membentuk pribadi yang jujur, ikhlas, sabar, dan bertanggung jawab dalam menjalankan amanah pelayanan publik,” ucapnya.

Disebutkan dia, melalui pengajian tasawuf ini, ASN diajak untuk membersihkan hati dari sifat-sifat tercela seperti sombong, iri, tamak, dan cinta dunia yang berlebihan.

Dimana, pengajian tasawuf bisa menanamkan nilai keikhlasan, kesederhanaan, disiplin, serta rasa takut dan cinta kepada Allah SWT.

“Nilai-nilai ini menjadi pondasi kuat dalam membangun integritas dan profesionalisme aparatur dalam bekerja melayani masyarakat,” ungkapnya.

Diakui dia, pihaknya sudah dari sejak lama berkeinginan untuk melaksanakan pengajian tasawuf, terutama bagi kalangan ASN dilingkup Pemkab Tanah Datar.

“Sudah sejak lama saya merencanakan pengajian tasawuf bagi ASN. Karna melalui pengajian Tasawuf, bisa membantu ASN menghadapi tekanan pekerjaan dengan lebih tenang dan bijaksana, serta dengan hati yang terlatih melalui dzikir, muhasabah, dan pengendalian diri,” jelasnya.

Ditambahkan dia, belajar tasawuf bukan hanya memperbaiki hubungan manusia dengan Allah SWT, tetapi juga memperindah hubungan dengan sesama.

“ASN yang berlandaskan nilai tasawuf diharapkan menjadi pelayan masyarakat yang berakhlak mulia, adil, amanah, dan membawa keberkahan dalam setiap tugas pengabdian,” pungkasnya.

Sementara itu Ustadz Zulhamdi Buya Kerajaan Nan Shaleh dalam tausiahnya menyampaikan pengajian tasawuf adalah kajian Rasulullah dan sudah lama, perjuangan para ulama-ulama terdahulu.

“Agama itu, pertama Iman (tauhid), Islam (fiqih) dan Ihsan (tasawuf) dimana penekanannya pada kajian hati,” ucapnya.

Dia juga menyampaikan terkait ulama dan umaroh, idealnya saling bersinergi. Maka masyarakat akan merasakan kebaikannya.

“Ulama memberi tuntunan moral dan agama. Umaroh menjalankan pemerintahan dengan nilai-nilai tersebut. Jika keduanya sejalan, Insya Allah masyarakat akan hidup lebih damai, adil, dan sejahtera,” jelas pimpinan Pondok Pesantren Nurul Yakin Ringan-Ringan Parit Malintang Kabupaten Padang Pariaman itu.

Diakui Buya Zulhamdi, pengajian tasawuf sangat dibutuhkan oleh setiap insan didunia ini, sehingga memiliki ilmu dalam menjalankan ibadah.

“Terkait kajian fiqih, tauhid dan tasawuf, pribadi masing-masing kita harus memiliki, maka dari itu pentingnya pengajian tasawuf ini. Hati perlu terus disirami ilmu agama, dan kegiatan Pemkab Tanah Datar ini sangat baik sekali.” sampainya.

Turut hadir saat kajian tasawuf bagi jajaran eksekutif pemkab Tanah Datar tersebut Sekretaris Daerah Abdurrahman Hadi, Ketua TP-PKK Ny. Lise Eka Putra, Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Camat dan pejabat daerah lainnya. (Nas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *