TANAHDATAR, — Bupati Tanah Datar Eka Putra mendorong kepala sekolah dan guru terus meningkatkan kompetensi, memperkuat literasi, serta menguasai teknologi digital untuk mendukung terciptanya pembelajaran yang bermutu bagi peserta didik.
Hal itu disampaikan Eka Putra saat membuka Seminar Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah dan Guru, Literasi serta Digitalisasi Pembelajaran Menyongsong Pembelajaran Bermutu se-Kabupaten Tanah Datar, Jumat (18/9/2026), di Gedung Nasional Suri Maharajo Dirajo Batusangkar.
Eka Putra mengapresiasi antusiasme sekitar 1.500 kepala sekolah dan guru yang mengikuti seminar tersebut. Menurutnya, kehadiran para pendidik menunjukkan adanya semangat untuk terus meningkatkan kapasitas diri menghadapi perkembangan zaman.
“Melihat antusias para guru dan kepala sekolah untuk hadir, membuktikan semangat untuk meningkatkan kompetensi, memperkuat literasi, mengembangkan kemampuan digital yang muaranya bisa meningkatkan pembelajaran yang baik dan ideal bagi peserta didik,” ujar Eka.
Ia menekankan, kompetensi yang dibutuhkan seorang guru tidak hanya berkaitan dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan metode mengajar, tetapi juga kemampuan memahami karakter serta kondisi psikologis peserta didik.
Menurutnya, guru memiliki tanggung jawab besar karena harus mampu menjalankan berbagai peran, terutama bagi guru perempuan yang juga memiliki tanggung jawab sebagai ibu dan istri di lingkungan keluarga.
“Di sinilah dibutuhkan peningkatan kompetensi diri, tidak hanya kompetensi ilmu, namun juga peningkatan kompetensi hati. Ilmu membuat seorang guru mengajar, hati mampu membuat guru memahami psikologis anak didik,” katanya.
Eka berharap seminar tersebut tidak sekadar menambah pengetahuan guru, tetapi juga meningkatkan kemampuan mereka dalam memahami dan memperlakukan peserta didik.
“Bisa jadi anak-anak akan lupa ilmu yang diberikan, namun anak didik tidak akan lupa bagaimana guru memperlakukan mereka selama di sekolah,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh tenaga pendidik di Tanah Datar yang telah berdedikasi dalam mempersiapkan generasi masa depan daerah.
Sebelumnya, Ketua Pelaksana Metria Eliza mengatakan seminar dilaksanakan selama dua hari dan diikuti sekitar 1.500 peserta. Pada hari pertama hadir sekitar 700 peserta, sementara peserta lainnya mengikuti kegiatan pada hari kedua.
Peserta berasal dari kepala sekolah dan guru berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD hingga SMA se-Kabupaten Tanah Datar.
“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi guru dan kepala sekolah, terutama dalam memahami teknologi di era digital saat ini,” kata Metria.
Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang diwakili Direktur Jenderal PAUD, Gogot Suharwoto, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dan Bupati Eka Putra atas dukungan terhadap kegiatan tersebut.
Ia menyebut penguatan literasi menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran di era saat ini.
“Saya sampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bupati Tanah Datar atas dukungannya, karena kegiatan ini sesuai visi dan misi Bapak Menteri, di mana literasi merupakan kunci dari pembelajaran,” ujarnya.
Gogot juga menyampaikan bahwa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah memberikan dukungan terhadap sektor pendidikan di Tanah Datar. Tahun ini, Tanah Datar disebut menerima bantuan sekitar Rp78 miliar.
Kegiatan seminar turut dihadiri Sekda Tanah Datar Abdurahman Hadi, Asisten Pemerintahan dan Kesra Jasrinaldi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Alfi Hidayati, sejumlah kepala OPD, kepala bagian, Ketua PGRI, organisasi pendidikan, pengawas, penilik pendidikan serta undangan lainnya. (****)


