News  

Beni Monika Kembali Nahkodai Golkar Pariangan, Anton Yondra: Suara Pariangan Kunci Raihan Lima Kursi

TANAH DATAR,– Beni Monika kembali dipercaya memimpin Partai Golkar Kecamatan Pariangan setelah terpilih secara musyawarah dalam Musyawarah Kecamatan (Muscam) Partai Golkar yang digelar di Gedung LKAAM Kecamatan Pariangan, Minggu (5/7/2026).

Muscam tersebut dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tanah Datar Anton Yondra, Sekretaris DPD Doni Eka Putra, Bendahara Mulyadi, Ketua AMPG Yoga Arya Yudhistira, Ketua Panitia Muscam se-Kabupaten Tanah Datar Ivone Estherli, SH, beserta Sekretaris Yohanes Noeldy.

Turut hadir Kapolsek Pariangan, Wali Nagari Sungai Jambu, Wali Nagari Pariangan, Wali Nagari Simabur, Wali Nagari Sawah Tangah, serta tokoh masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan demokrasi di tingkat kecamatan.

Dalam sambutannya usai kembali terpilih, Beni Monika mengapresiasi perjuangan seluruh kader Partai Golkar di Kecamatan Pariangan pada Pemilu Legislatif 2024. Meski target mengantarkan putra daerah Pariangan ke DPRD Tanah Datar belum tercapai, ia menilai capaian partai tetap membanggakan.

“Perjuangan kita memang belum berhasil mendudukkan putra Pariangan di DPRD. Namun, Pariangan berhasil menyumbangkan kemenangan dua kursi DPRD Kabupaten Tanah Datar bagi Partai Golkar,” ujar Beni.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tanah Datar Anton Yondra, yang membuka secara resmi Muscam tersebut, menegaskan bahwa tradisi musyawarah mufakat tetap menjadi ciri utama Partai Golkar dalam mengambil setiap keputusan organisasi.

“Partai Golkar adalah salah satu partai yang tetap mengedepankan musyawarah dalam setiap pengambilan keputusan di semua tingkatan, karena Suara Golkar adalah Suara Rakyat,” kata Ketua DPRD Tanah Datar itu.

Anton juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader dan simpatisan Golkar di Kecamatan Pariangan atas kontribusi mereka pada Pileg 2024. Menurutnya, dukungan masyarakat Pariangan menjadi salah satu faktor penting yang mengantarkan Golkar meraih lima kursi di DPRD Tanah Datar.

“Kalau bukan karena suara Golkar di Pariangan, saya tidak akan menjadi Ketua DPRD dan Golkar tidak akan mendapatkan lima kursi,” tegas Anton.

Muscam tersebut menjadi bagian dari rangkaian konsolidasi organisasi Partai Golkar di Kabupaten Tanah Datar dalam memperkuat struktur kepengurusan hingga tingkat kecamatan sekaligus menyiapkan langkah politik menghadapi agenda partai dan kontestasi politik berikutnya. (Nas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *