TANAHDATAR, – Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly, S.Psi menegaskan bahwa Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) bukan sekadar persiapan untuk mengibarkan Sang Saka Merah Putih, tetapi juga merupakan proses kaderisasi calon pemimpin bangsa yang berkarakter Pancasila.
Penegasan itu disampaikan Ahmad Fadly saat membuka Diklat Calon Paskibraka Kabupaten Tanah Datar di Gazebo Indo Jolito, Batusangkar, Selasa (4/8).
Kegiatan diikuti 63 calon anggota Paskibraka dan berlangsung selama 14 hari, mulai 4 hingga 18 Agustus 2026, dengan lokasi latihan di Lapangan Cindua Mato dan Islamic Centre Batusangkar.
“Menjadi anggota Paskibraka adalah sebuah kehormatan sekaligus proses pembentukan karakter, jiwa kepemimpinan, disiplin, integritas, dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Ahmad Fadly.
Ia meminta seluruh peserta mengikuti setiap tahapan latihan dengan sungguh-sungguh, menjaga kesehatan, serta mematuhi arahan pelatih agar mampu menjalankan tugas pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI secara optimal.
Wabup juga berharap para pelatih dan pembina memberikan pembinaan terbaik sehingga mampu melahirkan anggota Paskibraka yang profesional, berkarakter, dan menjadi kebanggaan Kabupaten Tanah Datar.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mencanangkan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih Tahun 2026 sebagai upaya menyemarakkan peringatan Hari Kemerdekaan. Gerakan tersebut melibatkan perangkat daerah, instansi vertikal, BUMN, BUMD, swasta, organisasi kemasyarakatan, partai politik, hingga masyarakat.
Kepala Badan Kesbangpol Tanah Datar Hendra Setyawan mengatakan hingga saat ini sebanyak 55 instansi telah berpartisipasi. Dari jumlah itu, 37 instansi telah menyerahkan 4.471 Bendera Merah Putih kepada Badan Kesbangpol, terdiri atas 1.926 bendera rumah dan 2.545 bendera kendaraan.
Menurut Hendra, Diklat Paskibraka Tahun 2026 dilaksanakan mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Paskibraka serta Peraturan BPIP Nomor 3 Tahun 2022.
“Seluruh peserta akan mengikuti pembinaan melalui kurikulum Paskibraka dengan sistem Desa Bahagia yang memadukan pembelajaran, pelatihan, pengasuhan, dan pembiasaan karakter,” ungkapnya.
Adapun materi yang diberikan meliputi Pancasila, Revolusi Mental, Wawasan Kebangsaan, Kewarganegaraan, Literasi Digital, latihan dasar kepemimpinan, Peraturan Baris Berbaris (PBB), hingga praktik pengibaran dan penurunan bendera.
Ia menjelaskan, seleksi Paskibraka tahun ini diikuti 168 pelajar dari 25 SMA, SMK, dan MA sederajat di Tanah Datar. Setelah melalui seluruh tahapan seleksi, terpilih 63 calon anggota Paskibraka yang berasal dari 20 sekolah, terdiri atas 31 putra dan 32 putri.
“Selain itu, dua pelajar putri asal Tanah Datar juga berhasil lolos sebagai calon anggota Paskibraka Provinsi Sumatera Barat,” pungkasnya. (Nas)

