PADANG PANJANG — Harga sejumlah komoditas pangan strategis di Kota Padang Panjang mengalami penurunan pada minggu keempat Januari 2026. Kondisi ini diharapkan mampu mendorong peningkatan daya beli masyarakat sekaligus menggairahkan kembali aktivitas transaksi ekonomi di Pasar Pusat Padang Panjang.
Hal tersebut disampaikan Analis Perekonomian Setdako Padang Panjang, Chandra Erfiko, Minggu (1/2/2026).
Ia menyebutkan, penurunan harga terjadi pada berbagai komoditas kebutuhan pokok yang selama ini menjadi penentu inflasi daerah.
“Komoditas yang mengalami penurunan harga antara lain telur ayam ras, telur ayam kampung, telur itik, cabai hijau, cabai rawit, bawang merah, bawang daun, terong, bawang bombai, serta minyak goreng kemasan sederhana,” jelas Chandra.
Secara rinci, harga telur ayam ras turun Rp15 dari Rp29.350 menjadi Rp29.335 per kilogram. Telur ayam kampung turun Rp1.534 dari Rp58.267 menjadi Rp56.733 per kilogram, sementara telur itik turun Rp400 dari Rp32.000 menjadi Rp31.600 per kilogram.
Penurunan signifikan juga terjadi pada komoditas cabai. Cabai hijau turun Rp7.000 dari Rp50.000 menjadi Rp43.000 per kilogram, sedangkan cabai rawit turun Rp14.966 dari Rp71.650 menjadi Rp56.684 per kilogram.
Komoditas hortikultura lainnya turut mengalami penurunan harga, seperti bawang merah yang turun Rp850 dari Rp40.000 menjadi Rp39.150 per kilogram, bawang daun turun Rp700 dari Rp8.000 menjadi Rp7.300 per kilogram, terong turun Rp2.000 dari Rp10.700 menjadi Rp8.700 per kilogram, serta bawang bombai turun Rp1.700 dari Rp33.000 menjadi Rp31.300 per kilogram.
Sementara itu, harga minyak goreng kemasan sederhana turun Rp1.633 dari Rp17.333 menjadi Rp15.700 per liter.
“Penurunan harga ini diharapkan dapat meningkatkan kembali daya beli masyarakat Padang Panjang dan mendorong pertumbuhan transaksi perekonomian, khususnya di Pasar Pusat,” ujar Chandra.
Meski demikian, beberapa komoditas tercatat mengalami kenaikan harga, yakni cabai merah, kacang tanah, seledri, dan ikan kembung. Kenaikan tertinggi terjadi pada cabai merah sebesar 7,36 persen.
“Hasil pemantauan OPD terkait menunjukkan kenaikan harga cabai merah dipicu oleh cuaca hujan lebat selama dua hari di akhir pekan, sehingga pasokan ke tingkat konsumen berkurang,” jelasnya.
Harga cabai merah naik Rp3.300 dari Rp44.850 menjadi Rp48.150 per kilogram. Kacang tanah naik Rp167 dari Rp37.667 menjadi Rp37.834 per kilogram, seledri naik Rp2.000 dari Rp29.700 menjadi Rp31.700 per kilogram, dan ikan kembung naik Rp3.334 dari Rp73.333 menjadi Rp76.667 per kilogram.
Sementara itu, sejumlah komoditas utama lainnya terpantau relatif stabil. Beras kualitas I bertahan di harga Rp18.000 per kilogram, beras kualitas II Rp17.000 per kilogram, dan beras kualitas III Rp16.167 per kilogram. Tepung terigu Segitiga Biru stabil di harga Rp13.000 per kilogram, bawang putih Rp34.517 per kilogram, minyak goreng kemasan premium Rp22.000 per liter, serta minyak goreng curah Rp19.000 per liter.
Untuk komoditas protein hewani, harga daging sapi tercatat Rp141.667 per kilogram, daging ayam broiler Rp32.750 per kilogram, daging ayam kampung besar Rp90.000 per kilogram, ayam kampung sedang Rp80.000 per kilogram, dan ayam kampung kecil Rp70.000 per kilogram. (*)
