TANAHDATAR,— Bupati Tanah Datar Eka Putra meminta kontingen Jambore PKK Kabupaten Tanah Datar tidak hanya mengejar prestasi saat mengikuti Wirakarya Jambore ke-22 Tingkat Provinsi Sumatera Barat di Kota Bukittinggi. Lebih dari itu, seluruh kader diminta menjaga etika, kekompakan dan nama baik daerah.
Pesan tersebut disampaikan Eka Putra saat melepas Kontingen Jambore PKK Kabupaten Tanah Datar di halaman depan Rumah Dinas Bupati Tanah Datar, Selasa (1/9/2026). Jambore berlangsung 1–3 September 2026 di Kota Bukittinggi.
Eka Putra mengapresiasi semangat dan kebersamaan kader yang telah menjalani berbagai persiapan menghadapi Jambore. Ia menilai keberagaman usia kader justru menjadi kekuatan kontingen Tanah Datar.
“Yang unik adalah usia para kader. Saya melihat ada yang usia 60-an, ada yang 30-an. Walaupun usianya jauh berbeda, tetapi semuanya bisa menjadi satu kesatuan. Ini luar biasa,” ujarnya.
Menurutnya, persiapan dan latihan yang telah dilakukan menunjukkan mental juara mulai tumbuh dalam diri kader. Namun, ia mengingatkan keikutsertaan dalam Jambore bukan semata-mata untuk memenangkan perlombaan.
“Kita ke sana bukan hanya untuk bertarung dan mencari kemenangan, tetapi kita datang membawa misi,” katanya.
Misi tersebut, jelas Eka, di antaranya menunjukkan keteladanan kader PKK Tanah Datar, membawa nilai-nilai Bundo Kanduang dari Luhak Nan Tuo, sekaligus memperlihatkan kehidupan kader PKK di tengah masyarakat.
Karena itu, ia meminta seluruh kontingen memberikan penampilan terbaik sekaligus menjaga perilaku selama berada di arena Jambore.
“Beban yang ibu-ibu bawa ke sana cukup berat. Bukan hanya tampil yang terbaik, tetapi juga menjaga etika dan nama baik Tanah Datar,” tegasnya.
Eka juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan. Jika terdapat anggota tim yang melakukan kesalahan, koreksi hendaknya disampaikan secara baik tanpa mempermalukan yang bersangkutan di hadapan orang lain.
“Kalau ada kawan yang salah, kita ingatkan dengan baik. Jangan permalukan tim atau anggota kita di depan yang lain,” pesannya.
Ia juga mengajak seluruh anggota kontingen berangkat dengan hati yang bersih. Berbagai kesalahpahaman selama masa persiapan hendaknya diselesaikan sebelum keberangkatan dengan saling memaafkan dan mengikhlaskan.
Selain berkompetisi, Eka meminta kader menjadikan Jambore sebagai kesempatan belajar dan bertukar pengalaman dengan kader PKK dari daerah lain.
“Kalau ada yang lebih baik dari kita, ambil ilmunya dan bawa pulang. Pelajari apa yang belum kita punya dan terapkan di sini,” katanya.
Menurutnya, Jambore seharusnya tidak berhenti pada perolehan piala. Berbagai program, inovasi dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan dapat menjadi bahan untuk memperkuat program PKK di Tanah Datar.
Eka juga mengingatkan kader agar mampu mengendalikan emosi. Jika terdapat hal yang dinilai tidak sesuai tata tertib atau dirasakan kurang adil, keberatan dapat disampaikan melalui mekanisme yang tersedia secara santun.
“Kalau memang ada yang kurang pas atau tidak sesuai dengan tata tertib Jambore, silakan lakukan protes. Tetapi sampaikan dengan baik dan elegan. Jangan sampai emosi justru merugikan kita sendiri dan mencoreng nama baik Tanah Datar,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Tanah Datar Ny. Lise Eka Putra mengapresiasi seluruh kader yang telah mengikuti latihan, diskusi dan evaluasi menjelang keberangkatan.
Ia menilai kebersamaan menjadi modal utama kontingen Tanah Datar.
“Saya melihat langsung bagaimana persiapan yang dilakukan, latihan yang dijalankan, semangat yang ditunjukkan, dan yang paling membuat saya salut adalah kebersamaan yang luar biasa. Bagi saya, inilah kekuatan PKK,” ujarnya.
Lise menegaskan, meskipun kader berasal dari Pokja berbeda dengan tugas dan kemampuan yang beragam, ketika membawa nama Kabupaten Tanah Datar seluruhnya harus menjadi satu tim.
“Ketika kita sudah membawa nama Kabupaten Tanah Datar, maka kita adalah satu tim,” tegasnya.
Ia juga meminta kader tidak terlalu terbebani dengan target kemenangan. Persiapan telah dilakukan sehingga kini saatnya tampil percaya diri, kompak dan menikmati seluruh rangkaian kegiatan.
“Menang tentu menjadi harapan kita bersama, tetapi jangan sampai keinginan untuk menang justru membuat kita kehilangan kegembiraan, persaudaraan dan kekompakan,” pesannya.
Menurut Lise, Jambore PKK bukan hanya tentang piala. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum menambah pengalaman, pengetahuan, semangat dan inspirasi untuk kemudian dibawa pulang dan diterapkan dalam program PKK di tengah masyarakat.
“Yang ingin kita bawa pulang dari Jambore ini bukan hanya piala, tetapi juga pengalaman, ilmu, semangat baru serta inspirasi,” katanya.
Menutup pesannya, Lise menitipkan tiga hal kepada seluruh kontingen, yakni menjaga kesehatan, kekompakan dan nama baik Kabupaten Tanah Datar.
“Jaga sikap, jaga tutur kata, dan tunjukkan bahwa kader PKK Tanah Datar adalah kader yang kompak, santun, disiplin dan mampu menjadi teladan,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh kader berangkat dengan niat baik dan semangat tinggi untuk memberikan yang terbaik bagi daerah.
“Kita berjuang bersama, kita tampil bersama, dan kita pulang bersama. Selamat berjuang, tetap kompak, tetap semangat, dan harumkan nama Tanah Datar,” tutupnya.
Pada kesempatan tersebut hadir Staf Ahli TP PKK Kabupaten Tanah Datar Ny. Dwinanda Ahmad Fadly, Kepala Dinas PMD PPKB Herison serta jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Tanah Datar. (Nas)
