MOTOGP – Balapan dramatis tersaji di seri Michelin Grand Prix Prancis di Sirkuit Le Mans, Minggu (10/5) sore waktu setempat. Duel panas sesama pembalap Aprilia Racing menjadi sorotan utama, saat Jorge Martin sukses melakukan comeback luar biasa untuk mengalahkan rekan setimnya, Marco Bezzecchi.
Kemenangan ini terasa spesial bagi Martin. Setelah diterpa badai cedera yang membuatnya absen di sebagian besar balapan musim 2025, pembalap berjuluk Martinator itu akhirnya kembali menunjukkan performa terbaiknya bersama Aprilia Racing.
Usai memenangi Sprint Race Le Mans, Martin melanjutkan tren positif dengan merebut podium tertinggi balapan utama. Ini menjadi kemenangan Grand Prix pertamanya sejak GP Indonesia 2024 sekaligus sinyal kuat bahwa dirinya kini resmi masuk dalam persaingan perebutan gelar juara MotoGP 2026.
Tak hanya Martin, Aprilia juga berpesta lewat raihan podium perdana Ai Ogura bersama Trackhouse MotoGP Team yang finis di posisi ketiga.
Sejak start, balapan sejatinya dikuasai Bezzecchi. Pembalap Italia itu tampil impresif dengan merebut posisi terdepan pada lap pertama dan memimpin mayoritas jalannya lomba.
Beberapa rider seperti Pedro Acosta dari Red Bull KTM Factory Racing serta Francesco Bagnaia dari Ducati Lenovo Team sempat memberi tekanan, namun Bezzecchi tetap mampu menjaga ritme dan keunggulan.
Sementara itu, Martin justru harus bekerja keras sejak awal lomba. Start dari grid kedelapan, ia hanya mampu naik satu posisi ke urutan ketujuh selepas lampu padam. Bahkan saat berhasil masuk lima besar pada lap kedelapan, jaraknya dengan Bezzecchi masih cukup jauh.
Momentum kebangkitan Martin mulai terlihat setelah melewati Fabio Di Giannantonio dari Pertamina Enduro VR46 Racing Team. Ia kemudian memburu Acosta dan Bagnaia yang berada di depannya.
Peluang Martin semakin terbuka ketika Bagnaia terjatuh di Tikungan 3-4 pada Lap 16. Namun Acosta masih menjadi penghalang yang sulit ditembus.
Baru pada Lap 18, Martin berhasil menyalip Acosta dan naik ke posisi kedua. Sejak saat itu, duel sesama rider Aprilia pun tak terhindarkan.
Memasuki lima lap terakhir, Martin terus memangkas jarak hingga hanya terpaut 0,309 detik dari Bezzecchi. Tekanan besar akhirnya membuahkan hasil saat Martin melakukan manuver overtake krusial di Tikungan 4 pada tiga lap tersisa.
Bezzecchi sempat mencoba membalas, tetapi kecepatan Martin di lap-lap akhir terlalu sulit dibendung. Martin akhirnya menyentuh garis finis sebagai pemenang, disusul Bezzecchi di posisi kedua.
Di belakang duo Aprilia tersebut, Ogura melengkapi pesta tim pabrikan Noale dengan podium MotoGP pertamanya usai finis ketiga di Le Mans.
