Tanah Datar (Clicksuara) – Bupati Tanah Datar secara resmi membuka kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Tanah Datar Tahun 2025.
Kegiatan ini berlangsung di Gazebo Indojolito, Senin, (4/8) dan diikuti oleh siswa-siswi terpilih dari SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah se-Kabupaten Tanah Datar.
Bupati menyampaikan apresiasi kepada para siswa yang telah melalui proses seleksi dengan murni dan ketat. Ia menegaskan bahwa yang hadir adalah putra-putri terbaik Tanah Datar yang akan mengemban tugas penting pada upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI.
“Kalian adalah ujung tombak pada hari pelaksanaan upacara. Seluruh masyarakat akan menaruh perhatian pada kalian. Karena itu, laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan disiplin. Jangan sia-siakan kepercayaan yang telah diberikan,” tegasnya.
Bupati juga mengingatkan para peserta agar menjaga kekompakan, tidak saling meninggalkan, serta memanfaatkan masa pelatihan sebagai ajang pembentukan mental, disiplin, dan solidaritas.
“Selama latihan, kalian adalah satu kesatuan. Jangan lihat asal sekolah, tapi jadilah tim solid yang mengharumkan nama Tanah Datar. Lupakan sementara hal-hal yang bisa mengganggu konsentrasi, termasuk pacar dan gadget. Fokuslah pada latihan, karena dari sinilah lahir generasi unggul dan tangguh,” pesannya.
Tak lupa, Bupati memberikan apresiasi kepada para pelatih dari unsur TNI dan Polri yang telah mendidik dengan disiplin serta kepada para kepala sekolah, guru, dan orang tua yang telah mendukung anak-anak hingga terpilih menjadi calon anggota Paskibraka.
Sementara itu Kepala Kantor Kesbangpol Tanah Datar, Herison, mengatakan pemusatan pendidikan pelatihan bertujuan untuk membentuk sikap disiplin, menjunjung tinggi nilai kebangsaan, cinta tanah air, persatuan dan kesatuan, serta peningkatan kualitas kebangsaan.
“Selain itu juga para paskibaraka harus memiliki karakteristik jiwa dan semangat pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, kepemimpinan, patrirotisme, nasionlaisme dan cinta NKRI, melestarikan nilai pancasila dalam kehidupan sehari hari setrta memiliki kemampuan teknis ke paskibrakaan,” kata dia.
Dia mengatakan, adapun tempat pelakasanaan pemusatan pendidikan dan pelatiahan dilaksanakan selam 13 hari 4-16 Agustus bertempat di Lapangan Cindua Mato Batusangkar dan karantina dengan sistem desa bahagia di Islamic Center Pagaruyung.
Para peserta yang mengikuti pemusatan dan pelatihan sebanyak 63 orang siswa dari total 156 siswa yang mendaftar ditingkat SLTA. (Red CS)