Bupati Eka Putra Minta OPD Percepat Penyerapan Anggaran Pemulihan Pascabencana

TANAHDATAR ,— Bupati Tanah Datar Eka Putra meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terus mempercepat penyerapan anggaran untuk mendukung pemulihan pascabencana. Hingga minggu kedua Oktober 2026, realisasi Transfer ke Daerah (TKD) Kabupaten Tanah Datar mencapai 38,06 persen secara keuangan dan 40,92 persen secara fisik.

Hal tersebut disampaikan Eka Putra saat mengikuti rapat perkembangan rehabilitasi dan rekonstruksi (RR) fasilitas kesehatan (faskes) pascabencana di wilayah Sumatera yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara virtual, Kamis (15/10/2026).

Rapat tersebut diikuti Bupati Eka Putra bersama Wakil Bupati Ahmad Fadly dan sejumlah pimpinan OPD di Gedung Indo Jolito, Batusangkar.

Dalam arahannya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta pemerintah daerah di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mempercepat realisasi anggaran TKD untuk mendukung pemulihan pascabencana.

Tito menyoroti masih adanya daerah dengan realisasi anggaran di bawah 10 persen, meskipun Oktober telah memasuki pertengahan bulan.

“Ada yang sudah sampai 60 persen, terima kasih uangnya dipakai dari bantuan Presiden, tetapi ada juga yang masih di bawah 10 persen, padahal ini sudah pertengahan bulan Oktober 2026,” ujar Tito.

Menurutnya, percepatan belanja daerah sangat diperlukan agar dukungan anggaran dari pemerintah pusat dapat segera dimanfaatkan untuk menangani dampak bencana, terutama dalam pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi yang tidak ditangani langsung oleh pemerintah pusat.

Tito menjelaskan, pemerintah pusat telah menyalurkan dukungan keuangan dalam beberapa tahap. Pada masa tanggap darurat, Presiden memberikan tambahan Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp4 miliar untuk setiap kabupaten/kota terdampak.

Selanjutnya, pada Agustus 2026, pemerintah menyalurkan tambahan TKD sekitar Rp1,9 triliun kepada pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota di Aceh, Sumatera Utara, serta Sumatera Barat.

Menanggapi arahan tersebut, Bupati Eka Putra menyampaikan bahwa realisasi TKD Kabupaten Tanah Datar telah menunjukkan capaian yang cukup baik dibandingkan sejumlah daerah lainnya berdasarkan laporan Kemendagri.

“Alhamdulillah, serapan dana TKD Tanah Datar cukup besar dibandingkan kabupaten/kota lainnya berdasarkan laporan Kemendagri. Namun, kami masih terus berusaha semaksimal mungkin agar realisasinya sesuai dengan kebutuhan,” kata Eka Putra.

Ia mengapresiasi kinerja seluruh OPD yang telah berupaya mempercepat pelaksanaan program dan penyerapan anggaran. Namun, ia mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat jajaran pemerintah daerah berpuas diri.

“Saya mengapresiasi seluruh OPD yang telah bekerja dengan baik, termasuk yang terbaik di Sumatera Barat. Tetapi jangan berpuas diri. Tetap jaga komunikasi, jaga kekompakan, dan pertahankan kinerja untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pesannya.

Sementara itu, Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly menegaskan bahwa realisasi TKD turut berpengaruh terhadap pendapatan daerah yang bersumber dari pemerintah pusat.

Ia juga mengapresiasi seluruh perangkat daerah yang telah bekerja maksimal dalam melaksanakan program sesuai ketentuan yang berlaku.

“Terima kasih kepada seluruh perangkat daerah yang sudah bekerja dengan penuh semangat, ikhlas, dan bekerja tuntas sesuai ketentuan dan aturan,” pungkasnya. (****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *