Indeks
News  

Bupati Eka Putra Cek Pemulihan Pascabencana, Huntap dan Tiga Jembatan Dikebut

TANAHDATAR,— Pemulihan infrastruktur pascabencana galodo di Kabupaten Tanah Datar terus dikebut. Bupati Tanah Datar Eka Putra bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung meninjau sejumlah proyek strategis yang menjadi bagian dari pemulihan akses dan kehidupan masyarakat terdampak, Kamis (27/8/2026).

Sejumlah titik yang ditinjau meliputi pembangunan Hunian Tetap (Huntap) di Kecamatan Rambatan, Jembatan Panti, Jembatan Simpang Manunggal, serta Sabodam Sungai Jambu.

Di lokasi Huntap Rambatan, Bupati bersama Forkopimda melihat langsung progres pembangunan 79 unit rumah tipe 36 yang diperuntukkan bagi masyarakat terdampak bencana.

Eka mengatakan pembangunan hunian tersebut harus dikebut agar masyarakat dapat segera menempati rumah yang layak setelah seluruh pekerjaan rampung.

“Yang paling penting, setelah selesai, rumah ini bisa segera dihuni oleh masyarakat yang membutuhkan. Kita ingin proses pemulihan pascabencana berjalan cepat, tetapi tetap memperhatikan kualitas bangunan,” ujar Eka Putra.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolres Tanah Datar turut mengapresiasi material dan metode konstruksi yang digunakan. Sistem pemasangannya dinilai praktis karena bagian-bagian bangunan dapat dirakit secara sistematis, menyerupai permainan Lego.

Menurut Eka, penerapan teknologi dan material tersebut menjadi salah satu langkah untuk mempercepat pembangunan tanpa mengesampingkan kualitas serta kelayakan hunian.

Dari Rambatan, rombongan bergerak ke kawasan Jembatan Panti. Di sana, Bupati mengecek progres pembangunan jembatan sekaligus pekerjaan pendukung, termasuk pekerjaan irigasi.

Eka menargetkan Jembatan Panti sudah dapat dilalui masyarakat pada November 2026. Meski demikian, sejumlah pekerjaan masih harus diselesaikan sebelum jembatan benar-benar dapat difungsikan.

“Untuk Jembatan Panti kita harapkan November sudah bisa dilalui masyarakat,” katanya.

Jembatan Panti dinilai menjadi salah satu infrastruktur vital dalam mengembalikan konektivitas masyarakat setelah terdampak bencana. Kelancaran pengerjaannya diharapkan segera memulihkan aktivitas warga dan perekonomian di kawasan tersebut.

Peninjauan berlanjut ke Jembatan Simpang Manunggal. Eka mengatakan pengerjaan jembatan tersebut terus dipacu dan ditargetkan selesai pada akhir 2026.

“Insyaallah kita targetkan akhir tahun ini selesai, sehingga akses masyarakat bisa kembali normal dan aktivitas ekonomi maupun sosial dapat berjalan lebih lancar,” ujarnya.

Sementara itu, di kawasan Sabodam Sungai Jambu, Bupati melihat langsung progres pembangunan infrastruktur pengendali aliran sungai tersebut. Dalam kunjungan itu, Eka turut didampingi Wali Nagari Sungai Jambu.

Menurut Eka, pembangunan Sabodam tidak hanya diarahkan untuk memperkuat mitigasi dan mengurangi risiko bencana, tetapi juga diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Kita berharap pembangunan ini nantinya memberikan manfaat bagi masyarakat. Kalau kawasan ini dikembangkan dengan baik, selain untuk pengendalian bencana, juga bisa menjadi potensi wisata yang berdampak terhadap perekonomian masyarakat,” katanya.

Bupati menegaskan, percepatan pemulihan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan membangun kembali infrastruktur yang rusak, tetapi juga memastikan masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sosial dan ekonomi secara normal.

Dalam peninjauan tersebut, Eka Putra didampingi Kapolres Tanah Datar, Dandim 0307/Tanah Datar, Kepala Kejaksaan Negeri Tanah Datar, serta jajaran terkait. (Nas)

Exit mobile version