BUKITTINGGI – Kontingen Kota Padang Panjang tampil penuh semangat dalam Lomba Defile Kegiatan Wirakarya Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat di halaman Istana Bung Hatta, Rabu (2/9/2026).
Mengenakan atribut yang mencerminkan kekhasan daerah, barisan kader PKK Padang Panjang tampil kompak dan percaya diri. Kreativitas serta semangat kebersamaan yang ditunjukkan para kader turut mencuri perhatian dalam kegiatan tersebut.
Namun, penampilan kontingen Padang Panjang tak hanya berbicara soal kekompakan dan kreativitas. Identitas daerah juga dibawa melalui kuliner khas yang diperkenalkan kepada peserta dan tamu yang hadir.
Ketua TP PKK Kota Padang Panjang, Ny. Maria Feronika Hendri Arnis, turut menyambut peserta dengan mengalungkan syal serta menyerahkan paragede dan keripik pisang sebagai buah tangan khas Kota Padang Panjang.
Kuliner tersebut menjadi bagian dari cara kontingen memperkenalkan potensi daerah di tengah ajang tingkat provinsi. Paragede dan keripik pisang tidak hanya menjadi oleh-oleh, tetapi juga menjadi simbol kekayaan kuliner Padang Panjang yang dibawa ke hadapan masyarakat dari berbagai daerah di Sumatera Barat.
Bagi kontingen Padang Panjang, defile menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa semangat berkompetisi dapat berjalan beriringan dengan kebanggaan terhadap identitas daerah.
Penampilan para kader juga memperlihatkan peran PKK yang tidak hanya aktif menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat, tetapi juga mampu membangun kekompakan, kreativitas, dan semangat kebersamaan dalam membawa nama daerah
Usai penampilan, Ny. Maria Feronika Hendri Arnis mengaku bangga melihat semangat para kader yang telah mempersiapkan diri dan memberikan kemampuan terbaik mereka. Rasa haru bahkan tak dapat disembunyikannya ketika menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta.
“Alhamdulillah, kita sudah tampil dalam lomba defile. Saya tidak banyak berharap, hanya saja saya sangat bangga dengan semangat para kader kita. Mereka telah memberikan yang terbaik untuk kita. Terima kasih semuanya,” ujarnya terharu.
Menurut Maria, hasil perlombaan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Bagi dirinya, keberanian para kader untuk tampil, menjaga kekompakan, serta memberikan kemampuan terbaik sudah menjadi kebanggaan tersendiri.
