Audensi Dengan Kemendag RI, Eka Putra: Usulan Pembangunan Dan Revitalisasi Pasar Serikat C Batusangkar telah Lama, Namun Belum Juga Dibangun

JAKARTA,- Memastikan rencana pembangunan dan Revitalisasi Pasar Serikat C Batusangkar, Bupati Tanah Datar Eka Putra, datangi Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI, di Jakarta, Selasa (13/1/2026).

Kedatangan bupati diterima langsung oleh Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Kemendag RI Iqbal Shoffan Shofwan, M,Si, di gedung utama lantai 8 ruangan rapat Ditjen PDN setempat.

Disaat itu, bupati menpertanyakan recana rencana pembangunan dan revitalisasi Pasar Serikat C Batusangkar, dimana usulannya telah lama diajukan.

“Keberadaan Pasar Serikat C Batusangkar yang tertata dan representatif tentu diharapkan. Karna bisa memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat Tanah Datar,” ujarnya.

Disamping itu, kata bupati jika kondisi pasar serikat C Batusangkar representatif, tentu juga bisa memberikan dampak kepada yang positif dalam meningkatkan kesejahteraan pedagang, serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat lokal. 

“Sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, serta masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan pasar rakyat sebagai fondasi ekonomi nasional,” jelasnya.

Selain itu, pembangunan pasar serikat C Batusangkar ini juga diharapkan mampu mendorong peningkatan kapasitas pedagang melalui pembinaan, penguatan kelembagaan pasar, serta integrasi dengan sistem perdagangan yang lebih luas. 

“Pasar rakyat tidak tertinggal oleh perkembangan pasar modern, namun justru menjadi pilar ekonomi kerakyatan yang kuat dan mandiri,” sampainya.

Dikatakan bupati, kedatangan dia juga memastikan rencana pelaksanaan pembangunan tersebut, serta ingin mengetahui apa yang menjadi persoalan sehingga pasar Serikat C Batusangkar tak kunjung dibangun. 

“Pembangunan dan revitalisasi Pasar Serikat C Batusangkar itu merupakan bagian dari komitmen Kemendag RI dalam memperkuat peran pasar rakyat sebagai penggerak utama perekonomian daerah,” ungkapnya.

Apalagi kata bupati, keberadaan pasar rakyat tidak hanya berfungsi sebagai pusat transaksi ekonomi saja, tetapi juga sebagai ruang sosial, budaya, dan penguatan usaha mikro, kecil, serta menengah (UMKM) di daerah.

Sementara itu Dirjen PDN Iqbal Shoffan Shofwan, M.Si, menyatakan bahwa usulan pembangunan dan revitalisasi Pasar Serikat C Batusangkar telah masuk, dan sesuai kajian teknis semenjak tahun 2019 lalu. 

“Usulan itu telah ditindaklanjuti  Kemendag RI, dengan mengajukan ke Kementerian PUPR. Namun kala itu ada kajian teknis dari Pemda Tanah Datar belum masuk, jadi saat ini perlu di riview ulang lagi,” ucapnya.

Dikatakan dia, Pemkab Tanah Datar harus me riview ulang, seperti Detail Engineering Design (DED), Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup (RPL), Analisis Dampak Lingkungan Hidup (AMDAL). 

“Pada tahun 2023 lalu, Pemkab Tanah Datar juga telah mengirim surat ke Sekretariat Kabinet Deputi Bidang Perekonomian terkait usulan pembangunan dan pevitalisasi Pasar Serikat C Batusangkar ini, dan terkait surat menyurat rasanya sudah lengkap,” ujarnya.

Diakui dia, melalui program pembangunan pasar rakyat, pihaknya berupaya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana perdagangan, agar lebih layak, aman, bersih dan nyaman bagi pedagang maupun masyarakat. 

“Pasar Serikat C Batusangkar sebagai salah satu pasar tradisional strategis di Kabupaten Tanah Datar dan memiliki peran penting dalam mendukung distribusi barang kebutuhan pokok, menjaga stabilitas harga, serta meningkatkan pendapatan pedagang lokal, ” pungkasnya. (Nas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *