KABUPATEN SOLOK – Pencarian Agusrial, warga yang dilaporkan hilang setelah bencana galodo menerjang kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, masih berlanjut. Tim gabungan bahkan mengerahkan anjing pelacak atau K9 milik Direktorat Samapta Polda Sumbar untuk menyisir kawasan yang diduga menjadi jalur material galodo.
Pencarian dilakukan pada Kamis (24/9/2026) di kawasan bantaran sungai, tepatnya di atas area Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Solok.
Ketua DPRD Kabupaten Solok, Ivoni Munir, mengatakan Agusrial merupakan salah satu warga yang hingga kini belum ditemukan setelah bencana tersebut.
“Di lokasi ini, salah seorang warga kita, Pak Agusrial, yang hilang sampai sekarang belum ditemukan. Kami bersyukur bersama Pak Direktur Samapta Polda Sumatera Barat, AKBP Andre, atas arahan Pak Kapolda membantu pencarian korban,” kata Ivoni di lokasi, Kamis.
Dalam proses penyisiran, tim gabungan menemukan sejumlah barang yang diduga milik Agusrial. Barang-barang tersebut antara lain kartu tanda penduduk (KTP), surat tanda nomor kendaraan (STNK), dompet, kartu BPJS, sandal, dan celana.
“Sudah ditemukan tanda, yaitu KTP, sandal, celana, kartu BPJS, dompet. Motor juga sudah ditemukan, STNK-nya juga ditemukan. Tetapi jenazah beliau, atau mudah-mudahan beliau masih hidup, belum ditemukan,” ujar Ivoni.
Pencarian melibatkan unsur kepolisian dan TNI dengan menyisir kawasan aliran sungai yang meluap saat bencana galodo terjadi.
Direktur Samapta Polda Sumbar, AKBP Andre, mengatakan pengerahan anjing pelacak dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Kapolda Sumatera Barat untuk membantu pencarian korban.
“Kami mendapat petunjuk dan perintah Bapak Kapolda untuk membantu masyarakat dengan menurunkan K9. Tadi pagi sudah kita mulai sekitar pukul 11.30 WIB,” kata Andre.
Namun, proses pencarian dihentikan sementara karena anjing pelacak membutuhkan waktu istirahat. Operasi akan kembali dilanjutkan pada Jumat (25/9/2026).
“Mudah-mudahan besok pagi Saudara Agus Rial bisa kita temukan,” ujarnya.
Ivoni menyebutkan, Agusrial merupakan satu dari dua warga yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana galodo di kawasan Arosuka. Satu korban lainnya, Davi (21), telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. (*)
