TANAHDATAR,– Bupati Tanah Datar Eka Putra menyerahkan tujuh unit ambulans kepada tujuh pemerintah nagari untuk meningkatkan akses pelayanan kesehatan, terutama dalam penanganan kondisi darurat bagi masyarakat yang tinggal jauh dari fasilitas kesehatan.
Penyerahan ambulans tersebut dilakukan kepada masing-masing wali nagari, Rabu (28/10/2026), selepas upacara di Lapangan Cindua Mato, Batusangkar.
Eka Putra mengatakan, bantuan ambulans merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan hingga ke tingkat nagari.
“Sebanyak tujuh unit ambulans yang diserahkan hari ini diharapkan bermanfaat bagi pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam penanganan kondisi gawat darurat, karena di nagari terkadang jaraknya jauh dari akses fasilitas kesehatan,” ujarnya.
Ia berharap wali nagari bersama pemerintah nagari dapat memanfaatkan dan mengelola ambulans tersebut dengan baik agar penggunaannya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Dengan bantuan ambulans ini, kita berharap masyarakat semakin terbantu, terutama warga yang membutuhkan pertolongan medis dan tinggal jauh dari pusat kabupaten,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Tanah Datar Veri Winora menyampaikan, pengadaan tujuh unit ambulans tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Tanah Datar Tahun Anggaran 2026 dan dana tambahan TKD.
Menurutnya, total anggaran pengadaan ambulans mencapai lebih dari Rp1,8 miliar, terdiri atas Rp1 miliar dari dana tambahan TKD dan Rp810 juta dari APBD Kabupaten Tanah Datar.
Adapun tujuh nagari penerima bantuan ambulans tersebut yakni Nagari Lubuk Jantan, Kecamatan Lintau Buo Utara; Nagari Balimbiang dan Nagari III Koto, Kecamatan Rambatan; Nagari Pasie Laweh, Kecamatan Sungai Tarab; Nagari Batu Basa, Kecamatan Pariangan; serta Nagari Paninjauan dan Nagari Singgalang, Kecamatan X Koto.
Dengan penyerahan bantuan tersebut, pemerintah daerah berharap pelayanan kesehatan darurat dapat menjangkau masyarakat nagari secara lebih cepat dan membantu warga yang membutuhkan pertolongan medis. (****)


