TANAHDATAR, – SMAN 1 Batusangkat mencatat 40 jumlah disiswa yanh diterima pada Perguruan Tinggi Negero (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2026.
Meski belum mencapai target yang dipasang, yakni sebanyak 60 jumlah siswa yang diterima PTN melalui jalur SNBP pada tahun ini, pihak sekolah merasa bersyukur atas prestasi yang ditoreh anak didiknya.
Kepala SMAN 1 Batusangkar Drs Mulyono, M, Si kepada wartaawan media ini, diruang kerjanya, Senin (6/4/2026) mengatakan sebelum memasang target tersebut, pihaknya telah mengukur kemampuan akademik dan potensi yang dimiliki peserta didiknya, serta juga melalui kaloborasi dan komunikasi dengan orangtua siswa terkait dengan SNBP.
“Komunikasi dilakukan, karna dukungan dari orangtua siswa sangat penting. Karna keberhasilan siswa tidak hanya menjadi tanggungjawab pihak sekolah saja, namun juga ada peran dari orangtua siswa,” ujarnya.
Dia menjelaskan, hal itu dilakukan, agar bagaimana jumlah siswa lebih banyak diterima di program studi unggulan pada PTN favorit.
“Namun masih ada tantangan, karna kehadiran orangtua siswa terlihat masih kurang, ketika diundang kesekolah terkait SNBP. Ini menjadi tantangan bagi pihak sekolah kedepannya, ” ungkapnya.
Karena itu, sekolah menargetkan setiap tahun jumlah siswa yang lolos SNBP terus meningkat melalui peningkatan kualitas pembelajaran dan strategi pendidikan di sekolah.
“Untuk tahun yang akan datang, kami akan terus berkolaborasi untuk membangun berbagai strategi pembelajaran kepada para peserta didik kami. Utamanya adalah meningkatkan kualitas pembelajaran, yang nantinya dapat menghasilkan nilai rapor yang bagus dan meningkat dalam SNBP-nya,” pintanya.
Dari 40 siswa yang lolos SNBP tersebut, banyak diantaranya diterima di Unviersitas Gajah Mada (UGM) Yogjakarta, Institut Teknologi Sumatera (ITERA), dan Institut Pertanian Bogor (IPB).
Adapun siswa SMAN 1 Batusangkar yang lolos SNBP banyak diterima di UGM sebanyak 5 orang, dengan berbagai jurusan seperti pembangunan sosial dan kesejahteraan, ilmu dan indslustri peternakan, atropologi budaya, sosialogi, dan ekonomi pertanian dan agribisnia.
Kemudian di ITERA sebanyak tiga orang, yakni di jurusan Teknik Matrial, Arsitektur, dan Teknik Biomedis. Sedangkan di IPB tiga orang, diantaranya jurusan Bisnis, Manajemen, dan Manajemen Hutan.l serta sebelas siswa di Universitas Andalas (Unand), dan sembilan siswa di Universitas Negeri Padang (UNP).
Selanjutnya, Politeknik Cilacap, Universitas Brawijaya (UB), UPN Jogya, Universitas Malikussaleh, Universitas Sebelas Maret (UNS) masing- masing satu siswa.
Sedangkan siswa yang diterima berdasarkan nilai rapor pada SNBP 2026 sebanyak 4 orang. Diantaranya di Poltekes Padang, Poktekes Surakarta, Telkom University, dan IT PLN.
“Pada SNBP 2026, siswa kita berhasil menembus dua universitas baru, yakni Universitas Brawijaya (UB) Malang dan ITERA Lampung,” pungkasnya. (Nas)

