JAKARTA, – Kondisi jalan rusak di kabupaten Tanah Datar masih menjadi salah satu persoalan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Sejumlah ruas jalan, seperti jalan provinsi di tujuh pintu masuk ke Tanah Datar mengalami kerusakan seperti berlubang, permukaan aspal mengelupas, serta badan jalan yang retak dan bergelombang.
Kerusakan ini tidak hanya mengganggu kenyamanan bagi pengguna jalan, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, terutama pada saat musim hujan.
Persoalan jalan ini sudah lama menjadi keluhan masyarakat. Hingga saat ini jalan yang menjadi kewengan provinsi ini tak kunjung diperbaiki.
Efisiensi anggaran bisa jadi salah satu alasan terkendalanya jalan yang sudah menjadi arteri bagi masyarakat ini. Namun upaya dan usaha terus dilakukan pemerintah daerah setempat, melobi ke provinsi hingga ke pemerintah pusat.
Guna kelancaran dan percepatan pemulihan kondisi jalan arteri sebagai sarana utama masyarakat untuk transportasi, aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat, distribusi hasil pertanian, perkebunan, dan usaha kecil serta, akses masyarakat terhadap layanan pendidikan, kesehatan dan administrasi pemerintahan.
Menanggapi kondisi itu, Bupati Tanah Datar Eka Putra, temui Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pengembangan Kewilayahan (Kemenko Infra) Agus Harimurti Yudhoyono, di Kantor Kemenko Infra di Jakarta, Kamis (15/01/2026).
Dikatakan Bupati Eka Putra usai menemui AHY, bahwa usulan perbaikan jalan provinsi di wilayah Kabupaten Tanah Datar ini bisa disinergikan dengan pemerintah Provinsi Sumatera Barat,.
“Disamping sinergi dengan Pemprov Sumbar, pemkab Tanah Datar juga telah mengajukan proposal terkait perbaikan jalan di tujuh pintu masuk ke Tanah Datar ini,” ujarnya.
Dikatakan bupati, sinergitas dan usulan yang diajukan itu, bisa mengatasi persoalan keluhan jalan rusak
“Proposal yang diajukan ke Kementerian Infrastruktur bisa menjawab keluhan masyarakat terkait jalan di tujuh pintu masuk ke Tanah Datar itu,” katanya.
Dimana kata bupati, kondisi jalan rusak ini tidak hanya menghambat kelancaran mobilitas masyarakat, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Terutama bagi pengendara kendaraan roda dua, bahkan juga roda empat.
“Menanggapi keluhan masyarakat, pemerintah daerah bersama pihak terkait juga terus berkoordinasi dengan pemprov dan pusat, agar segera melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas jalan secara bertahap dan berkelanjutan, ” ungkapnya.
Dimana, perbaikan infrastruktur jalan dinilai sangat penting sebagai upaya mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menciptakan kenyamanan dan keselamatan dalam berlalu lintas di Kabupaten Tanah Datar.
“Usulan terkait perbaikan jalan di Kabupaten Tanah Datar yang masih butuh penanganan yang serius dan bantuan dari pusat,” pungkasnya.(Nas)

