TANAHDATAR, – Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Jawari menyatakan siap memperjuangkan kesejahteraan 16 guru honorer Sekolah Luar Biasa (SLB) Kemala Bhayangkari di Nagari Lubuk Jantan, Kecamatan Lintau Buo Utara. Komitmen tersebut disampaikannya saat mengunjungi sekolah itu, Senin (2/11/2026).
Perhatian Kapolda terhadap kesejahteraan tenaga pendidik tersebut muncul setelah Ketua Komite SLB Kemala Bhayangkari Lintau Buo, Wasdian, menyampaikan bahwa seluruh 16 tenaga pendidik di sekolah tersebut masih berstatus honorer. Sementara itu, sekolah saat ini menampung 90 siswa berkebutuhan khusus.
Wasdian menyampaikan, dari sisi pembangunan fisik, SLB Kemala Bhayangkari telah mendapatkan bantuan revitalisasi senilai Rp815 juta dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Sekolah juga menerima bantuan dari Kapolri serta dukungan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar berupa hibah tanah seluas 1.000 meter persegi untuk perluasan fasilitas sekolah.
“Untuk pembangunan fisik, alhamdulillah kami sangat terbantu. Namun, kebutuhan yang paling mendesak saat ini adalah dukungan untuk gaji guru honorer,” ungkap Wasdian.
Menanggapi aspirasi tersebut, Kapolda Sumbar Irjen Pol. Jawari menegaskan akan memperjuangkan persoalan honor guru kepada pihak terkait agar kesejahteraan tenaga pendidik mendapat perhatian lebih baik.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari dan seluruh tenaga pendidik yang telah mengabdikan diri mendidik anak-anak berkebutuhan khusus.
Menurutnya, menjadi guru SLB bukanlah pekerjaan mudah karena membutuhkan kesabaran, ketulusan, dan keikhlasan yang luar biasa.
“Guru pendidik di SLB ini adalah pejuang kemanusiaan. Anak-anak yang dididik merupakan siswa-siswi luar biasa dengan keterbatasan masing-masing. Dedikasi ini sangat luar biasa dan patut kita apresiasi bersama,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Kapolda juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Tanah Datar Eka Putra dan jajaran pemerintah daerah atas hibah tanah seluas 1.000 meter persegi untuk pembangunan asrama sekolah.
“Terima kasih kepada Bapak Bupati Eka Putra dan jajaran yang telah menghibahkan tanah untuk pembangunan asrama. Ini merupakan bentuk sinergi yang sangat baik antara Polri dan pemerintah daerah untuk kepentingan kemanusiaan,” katanya.
Bupati Tanah Datar Eka Putra dalam sambutannya menyampaikan selamat datang sekaligus mengapresiasi perhatian Kapolda Sumbar terhadap keberlangsungan pendidikan anak berkebutuhan khusus di Tanah Datar.
Kunjungan Kapolda tersebut merupakan bagian dari agenda kerja selama dua hari di Kabupaten Tanah Datar. Sebelumnya, Kapolda telah melaksanakan salat Subuh berjamaah di Masjid Mustaqim, Kubu Rajo, Lima Kaum, serta menggelar pertemuan bersama pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, tokoh adat, dan tokoh agama di Mapolres Tanah Datar.
Kedatangan Kapolda bersama rombongan disambut keluarga besar SLB Kemala Bhayangkari melalui penampilan kesenian oleh para siswa. Meski memiliki keterbatasan, para siswa tampil penuh semangat di hadapan rombongan.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda bersama Bupati dan rombongan juga meninjau kegiatan belajar mengajar, melihat fasilitas sekolah, serta menyerahkan bantuan sarana penunjang pendidikan.
Setelah itu, Kapolda dan rombongan melanjutkan kunjungan ke PAUD Bhayangkari di Nagari Pangian, Kecamatan Lintau Buo. Sebelum kembali ke Padang, Kapolda juga menyempatkan diri mengunjungi Istano Basa Pagaruyung, salah satu objek wisata andalan Kabupaten Tanah Datar. (****)
