Indeks
News  

Emersia Wedding Expo 2026 Resmi Dibuka, Dorong Industri Pernikahan dan Pariwisata Tanah Datar

TANAHDATAR,- Emersia Wedding Expo 2026 resmi dibuka di Hotel Emersia Batusangkar, Selasa (18/8/2026). Mengusung tema The Best Wedding Sumatera Barat, kegiatan ini menjadi ajang promosi sekaligus kolaborasi antara hotel, vendor, UMKM dan pelaku ekonomi kreatif untuk mendorong pertumbuhan industri pernikahan dan pariwisata di Tanah Datar.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong dan pemotongan pita oleh Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Sumatera Barat sekaligus Ketua Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW) Sumbar, Ny. Dianita Maulin Vasko.

Dalam sambutannya, Dianita mengatakan industri pernikahan memiliki keterkaitan erat dengan berbagai sektor ekonomi, mulai dari perhotelan, kuliner, fesyen, dekorasi hingga fotografi.

Menurutnya, kekayaan budaya Minangkabau juga menjadi potensi besar untuk dikembangkan sebagai daya tarik wedding destination sekaligus mendukung konsep event tourism di Sumatera Barat.

“Industri pernikahan tidak berdiri sendiri, tetapi melibatkan banyak sektor ekonomi. Karena itu, potensi budaya Minangkabau dapat menjadi daya tarik untuk mengembangkan wedding destination sekaligus mendukung pariwisata,” ujarnya.

Sementara itu, Managing Director Emersia Group, Budi Rahman, S.E., M.M., mengatakan Emersia Wedding Expo merupakan bagian dari upaya memperkuat ekosistem industri pernikahan di Batusangkar.

Ia menyebutkan, kegiatan tersebut tidak sekadar mempertemukan calon pengantin dengan berbagai pilihan vendor, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan membuka peluang usaha bagi UMKM serta pelaku industri wedding di Batusangkar dan sekitarnya.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap para vendor dapat memperkenalkan produk dan jasanya, membangun jejaring dan mendapatkan peluang bisnis baru,” katanya.

Di sisi lain, masyarakat dan calon pengantin juga dapat memperoleh edukasi serta informasi mengenai berbagai kebutuhan penyelenggaraan pernikahan di hotel, mulai dari konsep acara, venue, katering, dekorasi hingga layanan pendukung lainnya.

Budi menyebutkan, sekitar 20 vendor ikut ambil bagian dalam Emersia Wedding Expo 2026. Dari sisi bisnis wedding, Emersia mencatat sebanyak 37 paket pernikahan pada tahun sebelumnya dan menargetkan meningkat menjadi 45 paket pada 2026.

General Manager Emersia Batusangkar, Joe Lubis, menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan ruang bagi talenta dan pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk, memperluas jaringan serta menjangkau pasar yang lebih luas.

Menurutnya, kolaborasi antara hotel, vendor, UMKM dan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun industri pernikahan yang berkelanjutan.

“Tentu hasil akhir yang ingin kita capai adalah terciptanya ekosistem industri wedding yang semakin kuat, meningkatnya transaksi dan kolaborasi antara hotel, vendor, UMKM dan masyarakat, serta tumbuhnya kepercayaan bahwa hotel dapat menjadi salah satu pilihan terbaik untuk menyelenggarakan momen pernikahan yang istimewa,” ujarnya.

Emersia Wedding Expo 2026 berlangsung hingga 20 Agustus 2026. Selain menjadi etalase berbagai produk dan jasa pernikahan, kegiatan ini diharapkan menjadi awal semakin berkembangnya industri wedding dan UMKM di Batusangkar serta Sumatera Barat.

“Semoga Emersia Wedding Expo 2026 ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan perekonomian daerah, sekaligus mendorong semakin berkembangnya industri wedding dan UMKM di Batusangkar dan Sumatera Barat,” pungkasnya. (Nas)

Exit mobile version