PADANG PANJANG – Desa Wisata Kubu Gadang yang berada di Kelurahan Ekor Lubuk kembali menjadi tujuan wisata edukasi bagi pelajar. Sebanyak 100 siswa Sekolah Al Azhar Kota Bukittinggi melakukan kunjungan pembelajaran luar kelas untuk mengenal lebih dekat budaya serta kehidupan masyarakat Minangkabau, Senin, (26/1/2026).
Kedatangan rombongan siswa disambut hangat oleh pengelola Desa Wisata Kubu Gadang, Yuliza Zein, bersama tokoh adat setempat dengan suguhan atraksi budaya khas Minangkabau.
Diantaranya pertunjukan Silek Lanyah, dilanjutkan dengan pengenalan adat istiadat serta nilai-nilai kearifan lokal yang hingga kini masih dijaga oleh masyarakat Kubu Gadang.
Yuliza Zein mengatakan, sejak Desa Wisata Kubu Gadang semakin dikenal masyarakat luas, jumlah kunjungan wisatawan terus mengalami peningkatan, termasuk dari kalangan pelajar dan rombongan sekolah dari berbagai daerah.
“Sejauh ini, kunjungan wisatawan masih terus berdatangan. Tidak hanya masyarakat umum, tetapi juga sekolah-sekolah dan warga dari luar daerah yang datang untuk berwisata dan berekreasi di sini,” ujarnya.
Dia menyebut, selama kunjungan, para siswa mengikuti beragam aktivitas edukatif, seperti belajar tari tradisional, permainan rakyat, menyusuri area persawahan, hingga mencoba langsung aktivitas pertanian berupa menanam padi.
Kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman belajar secara langsung di alam terbuka sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya dan lingkungan sekitar.
Menurut Yuliza, wisata edukasi menjadi salah satu daya tarik utama Desa Wisata Kubu Gadang karena mampu mengombinasikan unsur budaya, alam, dan pendidikan dalam satu paket kegiatan yang menarik dan bermakna.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Al Azhar Bukittinggi, Fatma Yuristia, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan serta kegiatan yang diberikan kepada para siswa.
“Kami sangat senang dengan kegiatan ini. Anak-anak tidak hanya melihat, tetapi juga belajar dan mempraktikkan langsung berbagai aktivitas budaya serta kegiatan di alam. Program seperti ini rencananya akan kami jadikan agenda rutin setiap tahunnya,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kunjungan wisata edukasi tersebut bertujuan untuk memperkaya wawasan siswa di luar pembelajaran kelas, sekaligus melatih kebersamaan, kemandirian, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan budaya lokal. (*)

