Indeks

Bupati Eka Putra Paparkan Strategi Tanah Datar Kendalikan Inflasi

Bupati Tanah Datar Eka Putra memaparkan strategi yang diterapkan pemerintah daerah untuk menjaga kestabilan harga, terutama komoditas kebutuhan masyarakat kepada wartawan yang mengikuti kompetisi karya tulis jurnalisitik Bank Indonesia, di gedung Indo Jolito Batusangkar, Senin (5/10/2026).

TANAHDATAR,- Konsistensi Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi menjadi perhatian dalam Kompetisi Karya Tulis Jurnalistik Bank Indonesia (BI) 2026.

Sejumlah wartawan yang mengikuti kompetisi tersebut melakukan On Site Visit ke Kabupaten Tanah Datar dan diterima langsung Bupati Eka Putra di ruang kerjanya, Pagaruyung, Senin (5/10/2026).

Tanah Datar dipilih sebagai salah satu lokus karena daerah ini berhasil meraih penghargaan pengendalian inflasi terbaik tingkat kabupaten/kota se-Sumatera selama enam kali berturut-turut.

Dalam pertemuan itu, Eka Putra memaparkan strategi yang diterapkan pemerintah daerah untuk menjaga kestabilan harga, terutama komoditas kebutuhan masyarakat.

“Alhamdulillah, Tanah Datar kembali meraih penghargaan pengendalian inflasi terbaik di Pulau Sumatera untuk yang keenam kalinya. Penghargaan ini merupakan buah dari kerja keras bersama, dukungan semua pihak dan masyarakat, khususnya para petani di Tanah Datar,” kata Eka.

Menurutnya, pengendalian inflasi di Tanah Datar bertumpu pada tiga strategi utama.

Pertama, penerapan strategi 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi dan komunikasi yang efektif.

Kedua, penguatan inovasi melalui SIDINDA (Sistem Informasi Pengendalian Inflasi Daerah). Sistem tersebut menjadi salah satu instrumen pemerintah daerah dalam memantau dan merespons perkembangan harga serta kondisi pasokan.

Ketiga, memperkuat kebijakan dan sinergi antarpemerintah daerah melalui perangkat daerah teknis. Koordinasi lintas sektor dinilai penting agar persoalan harga, pasokan dan distribusi dapat ditangani secara terpadu.

“Ketiga hal ini terus kita perkuat secara konsisten melalui sinergi lintas sektor. Pengendalian inflasi bukan hanya tanggung jawab satu pihak, tetapi membutuhkan kerja bersama,” ujarnya.

Eka menegaskan, capaian pengendalian inflasi tersebut tidak terlepas dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Prestasi ini tidak terlepas dari komitmen, konsistensi, loyalitas dan kesabaran dalam melayani masyarakat,” katanya.

Sementara itu, perwakilan wartawan menyampaikan, Tanah Datar dipilih sebagai salah satu lokus penulisan karena dinilai memiliki pengalaman dan konsistensi dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok di tengah dinamika perekonomian.

Hasil kunjungan tersebut selanjutnya diharapkan menjadi bahan penulisan yang mengangkat praktik pengendalian inflasi berbasis kolaborasi dan inovasi daerah.

Pertemuan itu turut dihadiri Sekretaris Daerah Abdurrahman Hadi, Asisten Administrasi Umum Sri Mulyani dan sejumlah kepala OPD terkait. (****)

Exit mobile version