Indeks

Buka Peluang Kerja Sama Antar Daerah, Pemkab Tanah Datar Bersama Forkopimda Datangi DPRD Kota Batam

Bupati Tanah Datar Eka Putra bersama jajaran forkopimda, foto bersama dengan Ketua DPRD Kota Batam H. Muhammad Kamaluddin berserta sejumlah anggota DPRD, yakni Rival Pribadi, H. Arlon Veristo, Safari Ramadhan dan H. Ahmad Surya, serta Sekretaris DPRD Kota Batam Ridwan Afandi di ruang rapat pimpinan DPRD Kota Batam, Selasa (22/9/2026)

BATAM,– Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) membuka peluang penguatan kerja sama antardaerah dengan Kota Batam, khususnya di sektor pangan, perdagangan dan pariwisata.

Upaya tersebut dilakukan melalui kunjungan kerja dan studi komparatif ke DPRD Kota Batam, Selasa (22/9/2026), setelah sebelumnya rombongan Pemkab Tanah Datar melakukan kunjungan ke Pemerintah Kota Batam.

Rombongan dipimpin Bupati Tanah Datar Eka Putra dan disambut Ketua DPRD Kota Batam H. Muhammad Kamaluddin bersama sejumlah anggota DPRD, yakni Rival Pribadi, H. Arlon Veristo, Safari Ramadhan dan H. Ahmad Surya, serta Sekretaris DPRD Kota Batam Ridwan Afandi di ruang rapat pimpinan DPRD Kota Batam.

Bupati Eka Putra mengatakan, kunjungan tersebut tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi, tetapi juga untuk bertukar informasi sekaligus menjajaki peluang kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi kedua daerah.

Menurutnya, Tanah Datar sebagai daerah agraris memiliki potensi besar di sektor pertanian, peternakan dan pariwisata. Sementara Batam berkembang sebagai kawasan industri dan perdagangan sehingga kedua daerah memiliki potensi yang dapat saling melengkapi.

“Selama ini kami dari Tanah Datar memang sudah mengirimkan berbagai hasil bumi ke sini. Namun, untuk lebih meningkatkannya tentu membutuhkan kerja sama antarpemerintahan. Untuk itu, dukungan dari legislatif sangat dibutuhkan sebagai salah satu pengambil kebijakan daerah,” kata Eka Putra.

Ia menyebutkan, Pemkab Tanah Datar terus mendorong peningkatan produksi sekaligus memberikan perlindungan kepada petani melalui sejumlah program, di antaranya bajak sawah gratis, tanam padi gratis dan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP).

Program tersebut diarahkan untuk membantu petani menekan biaya produksi sekaligus memberikan perlindungan terhadap risiko gagal panen.

“Program ini semuanya untuk melindungi petani agar bisa menekan cost dan kerugian mereka apabila terjadi gagal panen. Kalau itu terjadi, pemerintah akan hadir melalui asuransi padi sehingga petani tidak mengalami kerugian,” ujarnya.

Selain pangan dan perdagangan, Eka Putra juga menawarkan peluang kerja sama di sektor pariwisata. Tanah Datar memiliki lebih dari 150 destinasi wisata serta sekitar 300 homestay yang dikelola masyarakat.

“Tanah Datar selain sebagai daerah agraris juga merupakan daerah kunjungan wisata di Sumatera Barat. Mulai dari wisata alam, sejarah, budaya dan kuliner semuanya ada di sana,” katanya.

Ia menyebut sejumlah destinasi unggulan Tanah Datar, seperti Istano Basa Pagaruyung, Nagari Tuo Pariangan, Danau Singkarak hingga Puncak Sati Marapalam.

Eka berharap komunikasi yang dibangun dengan DPRD Kota Batam dapat ditindaklanjuti dalam bentuk kerja sama yang lebih konkret, terutama untuk memperkuat rantai pasok komoditas pangan dari Tanah Datar ke Batam.

“Kerja sama antara dua daerah akan saling mendukung dan melengkapi. Kami berharap hubungan ini tidak hanya sebatas silaturahmi, tetapi bisa berkembang menjadi kerja sama konkret yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Batam H. Muhammad Kamaluddin menyambut baik rencana penguatan kerja sama antara Pemkab Tanah Datar dan Pemko Batam.

Menurutnya, sebagai daerah industri dan perdagangan, Batam membutuhkan dukungan pasokan pangan dari daerah penghasil, termasuk Tanah Datar.

“Sebagai legislatif kami siap mendukung penuh kerja sama antardaerah antara Pemko Batam dengan Kabupaten Tanah Datar. Kami melihat rencana kerja sama ini jelas saling menguntungkan,” kata Kamaluddin.

Ia mengatakan, kebutuhan pangan masyarakat Batam dapat dipasok dari Tanah Datar, sementara berbagai kebutuhan masyarakat Tanah Datar di bidang industri dapat dipenuhi dari Batam.

Kamaluddin juga mengapresiasi kunjungan Bupati Eka Putra bersama Forkopimda Tanah Datar sebagai langkah awal membuka komunikasi yang lebih luas terkait peluang kerja sama antardaerah.

“Intinya kami siap memberikan dukungan karena kami merasa perlu adanya penguatan kerja sama agar rantai pasok komoditas pangan dari Tanah Datar ke Batam dapat berjalan semakin baik dan berkelanjutan,” tukasnya. (****)

Exit mobile version