TANAHDATAR,- Dalam rangka menyambut bulan Ramadhan 1447 Hijriah dan hari Peduli Sampah Nasional tahun 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar gelar apel pagi gabungan dan gotong royong bersama, di Istano Basa Pagaruyung, Jumat (13/2/2026).
Apel gabungan yang dipimpin Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE, dihadiri Wakil Bupati Ahmad, Forkopimda, Ketua PKK, Ketua GOW, Sekda, para Asisten, pimpinan OPD dan para Camat, serta diikuti oleh seluruh ASN di lingkungan Pemkab Tanah Datar, Kodim 0307/Tanah Datar, Polres Tanah Datar, Kejaksaan Tanah Datar dan juga Organisasi Wanita se Kabupaten Tanah Datar.
Bupati Eka Putra dalam arahannya menyampaikan bahwa apel pagi gabungan kali ini berbeda dari apel gabungan yang pernah dilaksanakan sebelum-sebelumnya. Dimana biasanya apel gabungan dilaksanakan di kantor Bupati namun kali ini di Istano Basa Pagaruyung yang merupakan salah satu ikon dan destinasi andalan Kabupaten Tanah Datar.
Dikatakannya lagi, pelaksanaan apel gabungan pagi ini memiliki dua makna penting. Pertama dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, dan yang kedua dalam rangka hari peduli sampah nasional tahun 2026.
“Untuk itu dalam menyambut bulan suci Ramadhan, saya mengajak kita semua untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Mari kita bersihkan hati, memperbaiki diri, serta memperkuat silaturahmi, baik di lingkungan keluarga, lingkungan kerja, maupun di tengah masyarakat,” ajaknya.
“Kita patut bersyukur karena masih diberikan kesempatan untuk bertemu dengan bulan Ramadhan. Banyak saudara-saudara kita yang tidak sempat berjumpa dengan Ramadhan tahun ini.
Oleh karena itu, marilah kita manfaatkan bulan Ramadhan ini untuk menjadi pribadi yang lebih baik, dengan memperbanyak muhasabah diri, memohon ampun kepada Allah SWT, serta meningkatkan amalan dan ibadah,” tambahnya.
Selain itu, Bupati Eka Putra juga mengajak kepada seluruh peserta apel untuk senantiasa meningkatkan kepedulian kepada sesama dengan menyantuni anak yatim, fakir miskin dan kaum duafa, serta aktif dalam kegiatan syiar Islam.
“Mari kita makmurkan masjid dan tempat ibadah dengan berbagai aktivitas keagamaan, baik ibadah wajib maupun sunnah,” sampainya.
Sementara tambah Bupati, sekaitan dengan hari Peduli Sampah Nasional tahun 2026, apel gabungan pagi ini juga dirangkaikan dengan kegiatan gotong royong bersama untuk membersihkan kawasan Istano Basa Pagaruyung.
“Salah satu arahan Presiden adalah pentingnya menggerakkan semangat nasional menuju Indonesia yang asri, aman, sehat, bersih, dan indah, yang diwujudkan melalui gerakan Indonesia resik, bersih dari sampah. Untuk itu hari ini gotong royong kita fokuskan di sekitar Istano Basa Pagaruyung, karena kita tidak ingin melihat destinasi wisata di daerah kita dipenuhi sampah,” tegasnya.
Pada kesempatan itu Bupati Eka Putra juga mengajak kepada seluruh masyarakat agar selalu menjaga kebersihan lingkungan, terutama di wilayah masing-masing.
Usai apel pagi gabungan juga dilaksanakan penyerahan penghargaan Adiwiyata dan Proklim. Untuk penghargaan Adiwiyata diserahkan kepada SMA Negeri 1 Lintau Buo sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri. Untuk kelompok Proklim Jorong Jirek, Nagari Andaleh, Kecamatan Batipuh menerima penghargaan Proklim kategori Lestari. Sementara kelompok Proklim Jorong Koto Ganting dan Jorong Subarang, Nagari Andaleh, Kecamatan Batipuh menerima penghargaan kategori Utama.
“Mari kita mulai langkah nyata pengurangan sampah dengan mengurangi penggunaan plastik dan botol sekali pakai, memilah sampah dari rumah tangga, memanfaatkan kembali bahan yang masih bisa digunakan, mendukung program satu nagari satu bank sampah dan tidak membuang sampah sembarangan. Kesadaran terhadap kebersihan harus dimulai dari rumah tangga. Jika semua peduli, lingkungan kita akan semakin bersih dan sehat,” imbaunya.
Pada momentum tersebut juga digelar kegiatan donor darah oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tanah Datar guna memenuhi kebutuhan darah selama Ramadhan. (Nas)
