News  

Wabup Ahmad Fadly: AOE 2026 Harus Buka Peluang Investasi untuk Tanah Datar

TANGGERANG,— Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menargetkan keikutsertaan dalam Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026 tidak berhenti pada ajang promosi potensi daerah, tetapi mampu membuka peluang investasi, memperluas pasar produk unggulan, serta melahirkan kerja sama konkret.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly saat menghadiri pembukaan AOE 2026 di Convention Center BSD, Tangerang, Banten, Kamis (27/8/2026).

“AOE tidak hanya sekadar seremonial. Kita harus bisa memanfaatkan momentum ini untuk memperkenalkan potensi Tanah Datar, membangun jejaring dengan dunia usaha, sekaligus menggaet investor agar mau berinvestasi di Tanah Datar,” ujar Ahmad Fadly.

Menurutnya, Tanah Datar memiliki beragam sektor potensial yang dapat dikembangkan menjadi peluang investasi, mulai dari pariwisata, pertanian, UMKM, perdagangan hingga berbagai produk unggulan daerah.

Potensi tersebut, katanya, harus dikemas secara profesional menjadi peluang investasi yang menarik dengan didukung informasi yang jelas, kesiapan program serta kemudahan pelayanan bagi calon investor.

Ahmad Fadly juga meminta perangkat daerah terkait segera menindaklanjuti setiap peluang dan jejaring yang diperoleh selama pelaksanaan expo. Komunikasi dengan calon investor maupun mitra usaha harus terus dibangun setelah kegiatan berakhir.

“Setelah expo ini, jangan sampai komunikasi dengan calon investor terputus. Apa yang sudah kita dapatkan harus ditindaklanjuti. Kita petakan siapa yang potensial, kita komunikasikan kembali, kita siapkan peluang investasinya dan kita kawal sampai terealisasi,” tegasnya.

Ia menekankan, keberhasilan Tanah Datar mengikuti AOE tidak cukup diukur dari kemeriahan stan atau banyaknya produk yang dipamerkan. Lebih penting, bagaimana kegiatan tersebut menghasilkan jejaring usaha, transaksi, kerja sama dan investasi yang benar-benar terealisasi.

“Harapan kita, dari AOE ini ada hasil yang bisa kita kembangkan dan kita tindaklanjuti. Jangan hanya sebagai keikutsertaan dalam kegiatan, tetapi membawa peluang, kerja sama, dan investasi untuk kemajuan Tanah Datar,” katanya.

Wamendagri: Jangan Berhenti di Pameran

Senada dengan itu, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto saat membuka AOE 2026 menegaskan pentingnya kolaborasi antardaerah, dunia usaha dan investor dalam mengembangkan potensi ekonomi daerah.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat dilakukan sendiri-sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dan energi bersama agar berbagai potensi lokal dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi.

“Yang dibutuhkan adalah kolaborasi dan energi bersama antar daerah,” ujar Bima Arya.

Ia mengingatkan agar expo daerah tidak hanya menjadi ajang pameran atau kegiatan seremonial. AOE harus mampu mempertemukan pemerintah daerah dengan pelaku usaha dan investor sehingga menghasilkan kerja sama serta investasi yang memberikan dampak nyata.

“Jangan sampai expo hanya menjadi pameran dengan dekorasi yang bagus, tetapi tidak ada realisasi. Yang harus kita ukur adalah nilai transaksi, kerja sama, dan nilai investasi yang terealisasi,” tegasnya.

Bima Arya mengatakan, dampak expo terhadap perekonomian daerah harus dapat dilihat dari terbukanya peluang usaha, berkembangnya produk lokal, masuknya investasi, terciptanya lapangan kerja hingga meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

Tampilkan Produk Unggulan dan Peluang Investasi

Pada AOE 2026, Tanah Datar menampilkan sejumlah produk unggulan UMKM daerah, di antaranya songket, sulaman kapalo samek, tenun dan produk rajutan.

Selain itu, berbagai produk kuliner khas Tanah Datar juga diperkenalkan, seperti rendang dan keripik, serta produk minuman berupa kopi.
Tidak hanya produk UMKM, Pemkab Tanah Datar turut memperkenalkan sejumlah peluang investasi daerah, terutama pada sektor pertanian, pariwisata dan potensi unggulan lainnya.

Dalam pembukaan AOE tersebut, Ahmad Fadly didampingi Kepala Dinas PMPTSP Yessy Akmaliza, Kepala Dinas Nakerin Nusirwan, Sekretaris Dinas Pertanian Roki Martarika, Kabid Pariwisata Renti Amelia, Kabid Perdagangan Nanda Jayusman serta Fungsional PKPM Ahli Madya Dinas PMPTSP Muharwan.

Pemkab Tanah Datar berharap keikutsertaan pada AOE 2026 menjadi pintu masuk untuk memperluas jejaring ekonomi, memperkuat promosi produk lokal dan menarik investasi baru yang pada akhirnya mampu menggerakkan perekonomian serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Nas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *